Dorong Ekspor, Produk Indonesia Akan Dijual di Taobao saat Singles Day

Kompas.com - 14/10/2018, 15:05 WIB
Sebuah layar menampilkan penghitungan nilai transaksi Alibaba alam ajang Hari Jomblo 2017 di China. @AlibabaGroup/ TwitterSebuah layar menampilkan penghitungan nilai transaksi Alibaba alam ajang Hari Jomblo 2017 di China.

NUSA DUA, KOMPAS.com - Pemerintah memastikan produk asal Indonesia akan hadir di situs belanja asal China, Taobao, saat Singles Day tanggal 11 November 2018 mendatang sebagai ajang pesta belanja e-commerce terbesar di sana.

Kepastian itu didapat setelah pemerintah bertemu dengan pendiri Alibaba Group Jack Ma dalam salah satu kegiatan Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, Sabtu (13/10/2018).

"Jack Ma sebagai advisor, bukan sebagai Alibaba, sempat bicara secara khusus dengan steering committee dari peta jalan e-commerce. Fokusnya, bagaimana membantu ekspor dari Indonesia ke China agar ditingkatkan. Jadi diusulkan memanfaatkan 11 November, Singles Day," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam konferensi pers di Bali Collection, Sabtu petang.

Rudiantara menjelaskan, dari kesepakatan tersebut, pemerintah kini tengah mempersiapkan produk-produk apa saja yang akan ditaruh di Taobao untuk dijual. Taobao merupakan situs belanja online yang masih berada di bawah naungan Alibaba Group.

"Juga ada kejutan, nanti ada video Pak Jokowi, akan di-blast saat Singles Day nanti," tutur Rudiantara.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto dalam kesempatan berbeda menyampaikan, Kadin akan diundang ke China terlebih dahulu untuk lihat produk apa yang lebih diminati pembeli di sana. Kadin juga akan melihat sistem di gudang e-commerce mereka dan apa yang bisa diaplikasikan untuk hal yang sama di Indonesia.

"Ini merupakan salah satu prototipe, hasil seleksi dari Alibaba dan Indonesia sendiri. Jadi, ini bukan intervensi dari pemerintah dan belum ada target (penjualan), tapi tentu ini jadi pembelajaran agar tahun depan ekspor langsung ke China bisa meningkat," ujar Airlangga.

Nantinya, produk-produk Indonesia akan dibuatkan tempat khusus dengan nama Paviliun Indonesia. Jumlah produk diperkirakan lebih dari lima jenis dan bakal ada program promosi tertentu untuk lebih menarik pembeli saat Singles Day nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Whats New
Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Whats New
Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Whats New
Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun Gara-gara Impor LPG

Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun Gara-gara Impor LPG

Whats New
Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Whats New
Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS Hari Ini di CIMB Niaga hingga BRI

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS Hari Ini di CIMB Niaga hingga BRI

Whats New
Nasib Suram Investor Bukalapak, Sahamnya Terus-terusan Anjlok

Nasib Suram Investor Bukalapak, Sahamnya Terus-terusan Anjlok

Spend Smart
Kelangkaan: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Faktor Penyebabnya

Kelangkaan: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Faktor Penyebabnya

Earn Smart
Naik Rp 3.000 per Gram, Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 per Gram, Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Dana Pemulihan Covid-19 untuk Proyek Ibu Kota Baru Jadi Polemik

Dana Pemulihan Covid-19 untuk Proyek Ibu Kota Baru Jadi Polemik

Whats New
Daftar Tarif Listrik 2022: Beda Harga Listrik Subsidi dan Non-subsidi

Daftar Tarif Listrik 2022: Beda Harga Listrik Subsidi dan Non-subsidi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.