Menhub Prediksi Biaya Reaktivasi Jalur KA Jabar Sebesar Rp 2 Triliun

Kompas.com - 14/10/2018, 17:30 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika memberikan keternagan kepada awak media selepas acara Forum Perhubungan di Jakarta, Rabu (3/10/2018). Kompas.com/Mutia FauziaMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ketika memberikan keternagan kepada awak media selepas acara Forum Perhubungan di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memperkirakan biaya reaktivasi empat jalur kereta api di Jawa Barat sebesar Rp 2 triliun.

Adapun empat jalur yang direaktivasi adalah Jakarta-Bandung-Pangandaran, Bandung-Ciwidey, Bekasi-Bandung-Garut dan Bandung-Rancaekek-Jati Nangor-Tanjung Sari Sumedang.

“Kalau pengamatan saya itu paling tidak Rp 2 triliun,” ujar Budi di Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (14/10/2018).

Budi menambahkan, untuk pengerjaan proyek tersebut pihaknya akan bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kemenhub akan memberikan penguatan agar PT KAI dapat pinjaman dana.

“Jadi kita tugasnya adalah menguatkan PT KAI supaya dia punya daya pinjam atau daya kekuatan membangun yang lebih bagus,” kata Budi.

Namun, Budi belum dapat menjelaskan secara rinci skema pembiyaan proyek tersebut. Menurut dia, saat ini masih dalam tahap pengkajian.

“Kita lagi mencari suatu skema yang baik, yang memang luwes, kemampuan Kementerian Perhubungan menguatkan akhirnya dia (PT KAI) bisa mempunyai kemampuan. (Skemanya) di antaranya PMN,” ucap dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X