Jack Ma akan Bangun Sekolah Pengusaha di Indonesia

Kompas.com - 15/10/2018, 07:40 WIB
Pendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANPendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Miliarder asal China Jack Ma, melalui perusahaan yang didirkannya Alibaba, akan membangun sekolah pengusaha berbasis teknologi di Indonesia atau Jack Ma Institute of Entrepreneurs.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto usai ikut pertemuan antara Komite Pengarah Pelaksanaan Peta Jalan Sistem E-dagang dengan pendiri Alibaba Group, Jack Ma di Nusa Dua, Bali.

"Tentunya mereka sudah punya model sendiri dan diharapkan menjadi prototype untuk menciptakan SDM kita lebih berkualitas," kata Airlangga dalam keterangannya diterima di Jakarta, Minggu (14/10/2018).

Upaya tersebut dinilai bakal turut berkontribusi dalam menumbuhkan wirausaha dan SDM terampil melalui peran pendidikan sesuai kebutuhan di era ekonomi digital.

Baca juga: Jack Ma: Saya Datang ke Bali Bukan sebagai Pemilik Alibaba

Saat ini, Alibaba sudah menerima beberapa pejabat Indonesia yang ikut pelatihan mengenai perkembangan teknologi digital di China. Para peserta ini melihat langsung fasilitas di sana. Selanjutnya, akan disusul dengan pelatihan untuk para pemimpin teknologi.

"Kemudian, Pemerintah Indonesia akan menyelenggarakan training lanjutannya," sebut Airlangga.

Mengenai materi yang akan diberikan dalam pelatihan di Jack Ma Institute of Entrepreneurs, menurut Menperin, masih digodok bersama dan nanti difinalkan oleh Jack Ma.

Beberapa materi yang menjadi fokus perhatian di antaranya terkait tentang pengelolaan komputasi awan (cloud computing), teknologi keuangan (termasuk blockchain), dan infrastruktur internet.

"Sedangkan, pemerintah akan menyiapkan regulasinya, seperti mengenai fintech. Tetapi untuk yang lain, Jack Ma hadir sebagai advisor pemerintah. Selain itu, kami juga sudah menyiapkan seandainya untuk mendorong sistem bantuan sosial melalui fintech," ucapnya.

Airlangga menyebutkan, langkah kolaborasi dalam membangun kualitas SDM dan penerapan teknologi digital ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X