Kompas.com - 16/10/2018, 11:13 WIB
Pelatihan wirausaha PP Muslimat NU dan Forum CSR Satria Banyumas serta dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha UMKM untuk tingkatkan skala bisnis melalui pemanfaatan teknologi, Selasa (15/10/2018) Go-JekPelatihan wirausaha PP Muslimat NU dan Forum CSR Satria Banyumas serta dihadiri oleh lebih dari 200 pengusaha UMKM untuk tingkatkan skala bisnis melalui pemanfaatan teknologi, Selasa (15/10/2018)

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Lebih dari 200 pengusaha UMKM mengikuti Go-Jek Wirausaha di Purwokerto.

SVP Central Region Go-Jek Delly Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu cara agar UMKM bisa mendapat akses kepada teknologi sehingga bisa meningkatkan perekonomian mereka.

“Kami wujudkan melalui akses bagi para pekerja sektor informal dan UMKM untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan perluasan pasar. Kami memberikan pelatihan, bukan hanya bagi para UMKM namun juga para calon wirausaha mandiri,” jelas Delly dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (16/10/2018).

Gelaran yang bekerja sama dengan Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) dan Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Satria Banyumas ini, bertujuan membantu para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Purwokerto agar meningkatkan skala bisnisn usahanya dan memperluas pasar mereka melalui teknologi.

Purwokerto menjadi kota ketiga diselenggarakannya program ini yaitu setelah Kota Depok dan Kota Tangerang Selatan. Materi yang diajarkan mulai dari perencanaan bisnis hingga mengelola keuangan yang baik sebagai fundamental membangun bisnis.

Baca juga: Fintech Cashlez Kembangkan Aplikasi Kasir Untuk UMKM

“Mereka yang ingin memulai usaha banyak terkendala dengan berbagai macam halangan, terutama mentalitas dan kemampuan dasar berbisnis. Oleh karena itu disini mereka akan belajar untuk berani dan cerdas dalam memulai bisnis,” tambah Delly.

Peserta pelatihan yang sudah memiliki bisnis juga dapat langsung mendaftarkan usahanya ke dalam platform Go-food, Go-Pay serta Arisan Mapan.

Sementara itu Bupati Banyumas Kanjeng Pangeran Haryo Adipati Purbowinoto Achmad Husein mengatakan bahwa UMKM bisa meningkatkan skala bisnisnya, salah satunya dengan pelatihan ini.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para pengusaha UMKM di Purwokerto bisa semakin sukses dan bisnisnya semakin besar. Dengan usaha UMKM yang semakin berkembang,” jelas Achmad.

Sementara itu, Ketua Harian IV Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Siti Aniroh Slamet Effendy mengatakan, untuk meningkatkan peran perempuan dalam inklusi keuangan keluarga, ibu-ibu juga diajarkan untuk ikut serta.

“Melalui kegiatan ini agar anggota kami yang juga ibu-ibu dapat mengangkat perekonomian dan akan meningkatkan penguatan peran perempuan sebagai pelaku UMKM,” tuturnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Sasar Proyek Grup Waskita hingga IKN, WSBP Target Kontrak Baru 2022 Tumbuh 30 Persen

Rilis
Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Kabar Gembira, Pemerintah Perpanjang Insentif PPh Final UMKM

Whats New
'Emak-emak' Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

"Emak-emak" Mengeluh Sulit Dapat Minyak Goreng Murah di Ritel Modern, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Whats New
IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

IHSG Ditutup Menguat 0,16 Persen, Rupiah Justru Melemah

Whats New
Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Minyak Goreng Rp 14.000 Langka, Pengusaha Ritel Sentil Produsen dan Distributor

Whats New
Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Biaya, Syarat, dan Cara Mengurus STNK Hilang atau Rusak di Samsat

Whats New
Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Salurkan Kredit ke Sektor Prioritas, Bank Akan Dapat Insentif

Whats New
Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Transaksi Belanja di Malaysia dan Thailand Bisa Pakai QRIS

Whats New
Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Omicron Melonjak, Sri Mulyani: Ini Akan Jadi Perhatian agar Tak Pengaruhi Pemulihan Ekonomi

Whats New
OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal 'Catut' Nama OJK

OJK Ingatkan, Hati-hati jika Ada Pinjol Ilegal "Catut" Nama OJK

Spend Smart
Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Perluas Layanan QRIS ke Negara Tetangga, BI Gandeng Bank Negara Malaysia

Whats New
Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Tingkat Utang RI Naik 10,8 Persen, Sri Mulyani: Lebih Baik Dibanding Negara Berkembang Lain

Whats New
Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Targetkan 10 Juta Pohon, Mentan: Alhamdulillah, Kopi Indonesia Sangat Diminati...

Whats New
Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Bank Indonesia Prediksi The Fed Naikkan Fed Fund Rate 4 Kali di Tahun Ini

Whats New
 IHSG dan Rupiah pada Sesi I Merah

IHSG dan Rupiah pada Sesi I Merah

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.