BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Klaim Sebesar Rp 15,3 Triliun

Kompas.com - 16/10/2018, 22:00 WIB
Suasana di kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto diambil pada Selasa (1/3/2016). PrimusSuasana di kantor BPJS Ketenagakerjaan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. Foto diambil pada Selasa (1/3/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah membayarkan klaim sebesar Rp 15,3 triliun hingga Agustus 2018. Jumlah tersebut meningkat 16 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah tersebut masih didominasi terhadap klaim Jaminan Hari Tua (JHT) sebanyak 90 persen.

“Porsi paling besar dari pembayaran jaminan adalah klaim JHT, sekitar 90 persenan,” ujar Deputi Direktur Bidang Humas dan Antara Lembaga BPJS Ketenagakerjaan Irvansyah Utoh Banja kepada Kompas.com, Selasa (16/10/2018).

Sisanya terbagi untuk Jaminan Kematian, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Pensiun.

Sementara untuk jumlah iuran yang didapat yakni sebesar Rp 41 triliun atau meningkat 17 persen year-on-year (yoy).

Sebagai informasi, hingga Agustus kemarin BPJS Ketenagakerjaan mencatatkan jumlah kepesertaan sebanyak 48,7 juta orang atau meningkat 14 persen dari tahun sebelumnya. Sementara, jumlah peserta aktif sekitar 28,8 juta atau meningkat 20 persen.

BPJS Ketenagakerjaan juga mencatatkan hingga ada 398.326 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi peserta jaminan sosial ini. Hal tersebut terdiri atas 144.873 calon PMI yang sedang melakukan pelatihan dan persiapan kerja, serta 253.489 PMI yang telah bekerja di luar negeri sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X