Menhub Targetkan Desember Sudah Ada Pemenang Tender KA Makassar dan Bandara Komodo

Kompas.com - 17/10/2018, 19:13 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di PT Bali Tower Sentra Tbk. Jakarta, Rabu (17/10/2018) KOMPAS.com/Putri Syifa NurfadilahMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di PT Bali Tower Sentra Tbk. Jakarta, Rabu (17/10/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan pemenang tender untuk jalur KA Makassar-Parepare dan Bandara Komodo di Labuan Bajo  pada akhir tahun ini.

Keduanya merupakan proyek dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sektor transportasi.

"Ditargetkan Desember," ujar Budi Karya di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Dia menyebutkan, kedua proyek ini banyak diminati para investor saat pertemuan IMF-Bank Dunia di Bali pekan lalu.

Baca juga: Pemerintah akan Bentuk Konsorsium untuk Kelola Bandara Komodo

"Saya memang fokus di kedua tempat yaitu KA Makassar-Parepare satu lagi Bandara Labuan Bajo. Saya fokus menggiring sampai saat nanti di tender mendapatkan investor supaya langsung dapat. Jadi saya menghubungi para investor-investor dari Jepang, Korea, Eropa agar memastikan ini suatu proses yang baik," ucap dia.

Hal itu menurut Menhub, agar saat proyek dengan skema KPBU lainnya ditawarkan maka prosesnya bisa berjalan lebih mudah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena kalau itu sudah terjadi maka untuk program-program lain dan berada di tempat yang lain bisa lebih gampang. Kita ada puluhan tempat yang diberikan kesempatan. Kenapa dua tempat ini dulu? Karena skema legal dan skema keuangannya itu sudah clear semuanya, jadi lebih mudah," ujar Menhub.

Adapun nilai kedua proyek itu masing-masing KA Makassar-Parepare Rp 1,5 triliun,  sedangkan Bandara Komodo Labuan Bajo Rp 1,5 triliun -Rp 2 triliun.

Sebagai informasi, selain kedua proyek tersebut, pemerintah juga menawarkan sejumlah proyek lain sektor transportasi dalam pertemuan tersebut diantaranya, sektor kereta api yakni Tram Surabaya, LRT dan BRT Medan, Bandung Raya Metropolitan monorail.

Sektor udara yakni Bandara Internasional Kuala Namu Medan, Bandara Internasional Lombok, Soekarno Hatta Internasional Airport 2, Cargo Village Soekarno Hatta International Airport. Sektor Laut yakni Pelabuhan Benoa, Pelabuhan Kuala Tanjung, Pelabuhan Makassar New Port, Pelabuhan Kijing, dan Pelabuhan Anggrek.

Kemudian, sektor darat yakni Transit Oriented Development (TOD) Poris Plawad, TOD Jati Jajar, Proving ground BPLJSKB Bekasi, Jakarta elevated loopline, dan Mass Rapid Transit (MRT) service extension Jakarta- Lebak Bulus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.