Dua Pegawainya Jadi Tersangka Peluru Nyasar di DPR, Ini Kata Kemenhub

Kompas.com - 17/10/2018, 19:31 WIB
Lubang bekas peluru di lemari ruang kerja Vivi Sumantri KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOLubang bekas peluru di lemari ruang kerja Vivi Sumantri

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah menetapkan I (32) dan R (34) sebagai tersangka kasus peluru nyasar, di Gedung DPR RI. Keduanya merupakan pegawai di Kementerian Perhubungan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan mengatakan, pihaknya menyesali perbuatan kedua pegawainya tersebut.

"Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut. kami akan mengikuti dan menghormati proses hukum,” ujar Baitul dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/10/2018).

Baitul mengakui keduanya adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub. Saat ini kedua ASN masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Ruangannya Kena Peluru Nyasar, Politisi PAN Minta Polisi Usut Tuntas

Terkait dengan pemberian sanksi, Baitul mengatakan bahwa sanksi akan diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika memang yang bersangkutan terbukti bersalah secara hukum.

"Setiap adanya pelanggaran yang dilakukan oleh ASN Kemenhub, sanksi pasti diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Saat ini kami masih menunggu proses hukum yang tengah berlangsung. Kami selalu mengingatkan kepada seluruh ASN Kementerian Perhubungan untuk tetap menjaga nama baik Instansi dengan menjunjung sikap dan etika yang baik ketika sedang bertugas maupun tidak,” kata Baitul.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X