Sri Mulyani: Kenaikan Upah Akan Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Kompas.com - 18/10/2018, 06:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar 8,03 persen pada 2019 mendatang.

Sri Mulyani menjelaskan, tidak hanya dari sisi masyarakat sajam tetapi kenaikan upah ini juga harus dilihat dari perspektif dunia usaha. Sebab, sudah pasti kenaikan upah akan berpengaruh positif terhadap daya beli masyarakat. Sehingga, kenaikan upah dapat mengerek tingkat kesejahteraan masyarakat.

Namun, hal tersebut tidak akan berjalan dengan baik jika dunia usaha tidak menaikkan produktivitasnya.

"Kita lihat dari sisi pengaruhnya terhadap dunia usaha maupun masayrakat, kalau dari sisi daya beli berarti positif. Kalau dari sisi dunia usaha kita lihat bagaimana memereka melihat kenaikan upah itu dibarengi kenaikan produktivitas atau tidak," ujar Menkeu ketika ditemui awak media di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Sri Mulyani mengatakan, kunci dari kesejahteraan masyarakat sebenarnya terdapat apada kualitas sumber daya manusia. Sebab, dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia, maka produktivitas dunia usaha akan meningkat,

"Sehingga mereka bisa mendapatkan kesejahteraan melalui kenaikan dari pendapatannya," ujar wanita yang kerap disapa Ani ini.

Sebagai informasi, sebelumnya Kementerian Tenaga Kerja telah menetapkan UMP naik sebesar 8,03 persen pada 2019 mendatang.

Hal itu dikatakan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

"Kenaikan upah minimum provinsi pada tahun 2019 nanti sebesar 8,03 persen," kata Hanif.

Hanif mengatakan, angka kenaikan sebesar 8,03 persen itu bukan keputusan Kemenaker. Angka tersebut diambil dari data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan inflasi tahun ini sebesar 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.