BNI Stop Salurkan KPA Meikarta Selama Proses Hukum Berlangsung

Kompas.com - 18/10/2018, 18:27 WIB
Jajaran Direksi BNI ketika memberikan paparan kinerja kuartal III 2018, Kamis (18/10/2018). Kompas.com/Mutia FauziaJajaran Direksi BNI ketika memberikan paparan kinerja kuartal III 2018, Kamis (18/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menjadi salah satu bank yang menyalurkan kredit pemilikan apartemen ( KPA) Meikarta milik Grup Lippo.

Hingga saat ini, sudah terdapat 200 debitur yang melakkan pembiayaan KPA di BNI, dengan total dana Rp 50 miliar. Sementara, pihak BNI juga akan menghentikan proses penyaluran kredit untuk nasabah baru.

"Untuk saat ini dan ke depannya kasus ini nasabah baru tidak bisa kita proses dulu sampai proses hukumnya selesai. Paling tidak ada titik mau ke mana," ujar Direktur Bisnis Ritel BNI Tambok P Simanjuntak ketika memberikan paparan kepada awak media, Kamis (18/10/2018).

Sementara itu, untuk 200 debitur yang sudah melakukan pembiayaan kredit melalui BNI akan di-review, meskipun dari pihak Meikarta memberikan jaminan buyback (pembelian kembali).

Direktur Perencanaan dan Operasional BNI Bob Tyasika Ananta pun menjelaskan, kualitas kredit tidak terpengaruh dengan masalah yang menjerat Meikarta ini. Pasalnya, perbandingan penyaluran KPA Meikarta cenderung sangat kecil dibanding dengan KPA keseluruhan.

"Kalau kredit jangan lihat angkanya tapi porsinya itu dari angka yang disebutkan dari total exposure kita, dia cuma 0,00001 persen," ujar Boy pada kesempatan yang sama.

Pihak BNI menyatakan tengah melakukan proses peninjauan kembali debitur-debitur yang telah melakukan pembiayaan KPA Meikarta sebagai langkah antisipasi, terutama dari aspek legal atau hukum.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X