Perang Dagang dengan China Bisa Sebabkan Ekonomi AS Resesi?

Kompas.com - 19/10/2018, 06:00 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara selama pengarahan Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Don Emmert)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara selama pengarahan Dewan Keamanan PBB di Markas PBB di New York, Rabu (26/9/2018). (AFP/Don Emmert)

NEW YORK, KOMPAS.com - Perang dagang antara AS dengan China bisa menggiring perekonomian AS masuk ke jurang resesi pada tahun 2020. Ini dipadu pula dengan gejolak hubungan ekonomi dengan Kanada dan Eropa, serta kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ronald Temple, kepala ekuitas AS untuk Lazard Asset Management. Dikutip dari CNN Business, Jumat (19/10/2018), kebijakan proteksionis Presiden Donald Trump akan berdampak pada perlambatan ekonomi AS.

Ini disebabkan gejolak perdagangan bertubrukan dengan kenaikan suku bunga acuan.

"Resesi dalam jangka pendek tidak bisa dihindarkan, namun risiko (resesi) pada tahun 2020 telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir," sebut Temple.

Ia menjelaskan, apabila perang dagang tidak terjadi, maka risiko resesi perekonomian AS akan berkurang jauh. Namun, tampaknya AS berlebihan dalam mengestimasi berapa banyak China harus mengimpor dari AS.

Temple pun mengaku khawatir dengan cara keras AS memperlakukan sekutu-sekutunya. AS sebenarnya bisa mencapai kesepakatan secara efektif dengan China dengan cara bekerja sama dengan Eropa, Kanada, Australia, Jepang, dan negara maju lainnya melalui arah kebijakan
yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber CNN
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.