2019, Pemerintah Tambah 16 Kapal Baru untuk Tol Laut

Kompas.com - 23/10/2018, 09:47 WIB
Kapal Tol Laut yang sandar di Dermaga Sebatik Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/ SukocoKapal Tol Laut yang sandar di Dermaga Sebatik Kabupaten Nunukan beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, akan ada 16 kapal baru untuk melayani trayek tol laut di tahun 2019. Kapal itu akan digunakan untuk menggantikan armada yang ada dan penambahan armada baru.

"Saya kemarin ke Jatim, ada lagi 16 kapal baru. Di antaranya menggantikan, di antaranya ada yang nambahin," ujar Budi di kantornya, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Budi mengatakan, selain menambah kapal baru, pihaknya juga akan menambah trayek tol laut. Saat ini baru tersedia 15 trayek tol laut.

"Tambah trayek kira-kira tiga sampai lima trayek lagi. Tapi dari yang ada mungkin kita akan adakan sesuatu perubahan-perubahan juga," kata Budi.

Baca juga: Ada Tol Laut, Harga Semen di Wamena Turun Jadi Rp 300.000

Budi berharap dengan adanya penambahan kapal dan trayek dapat meningkatkan pengiriman logistik ke seluruh Indonesia.

"Kita menggunakan beberapa instrumen kerja sama dengan swasta di daerah timur dan juga mendedikasikan barang untuk tertentu seperti semen, beras, gula, sehingga komoditas yang kita harapkan penurunan harga semakin jelas," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X