Menteri Arief Yakin 5 Tahun Lagi Pariwisata Indonesia Bisa Kalahkan Thailand

Kompas.com - 23/10/2018, 10:34 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahyaditemui disela acara diskusi di Gor Siono, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (31/7/2018) Kompas.com/Markus YuwonoMenteri Pariwisata Arief Yahyaditemui disela acara diskusi di Gor Siono, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, Selasa (31/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia mengalami pertumbuhan pesat di sektor pariwisata. Pada 2017, Indonesia masuk 20 besar negara paling tinggi pertumbuhan pariwisatanya. Hanya dalam waktu satu tahun, Indonesia menembus 10 besar.

Untuk Asia Tenggara, Indonesia memang harus bersaing ketat dengan Thailand, Malaysia, dan Vietnam yang jumlah wisatawan dan devisa yang diperoleh dari pariwisata cukup tinggi.

"Kita bisa kalahkan Amazing Thailand dan Malaysia Truly Asia. Jadi di depan Malaysia dan Thailand kita harus tegak," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam diskusi di Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Sementara itu, daya saing Indonesia kini semakin membaik. Indonesia sempat menempati peringkat 70 pada 2014.

Baca juga: Kemenhub Berencana Bangun Sekolah bagi Pengemudi Bus Pariwisata

Arief kemudian mempelajari apa yang menyebabkan daya saing Indonesia rendah. Setelah melakukan pembenahan, peringkat Indonesia langusng naik 20 poin ke peringkat 50. Pada 2017, indkesnya naik 8 poin menjadi peringkat 32. Arief memprediksi Indonesia berada di peringkat 35 pada 2019.

"Posisi kita akan sama dengan Thailand," kata Arief.

Saat ini, wisatawan asing ke Thailand sebanyak 35 juta per tahun. Sementara devisa yang diperoleh dari sektor pariwisata sebanyak 45 miliar dollar AS.

"Kita mampu bayangkan untuk mengalahkan Thailand kira-kira lima tahun lagi," kata Arief.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X