Cigna Indonesia: Pengembalian Premi, Faktor Utama Nasabah Memilih Produk Asuransi

Kompas.com - 23/10/2018, 13:45 WIB
Pengamat perilaku sosial dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati,  Presiden Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto dan Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani, saat meluncurkan Cigna Exclusive Protection Plus, produk perlindungan jiwa term life yang memberikan manfaat uang pertanggungan hingga Rp 20 miliar, serta pengembalian premi 160 persen hanya dalam jangka waktu 15 tahun di Jakarta, Selasa (23/10/2018). Dok. Cigna IndonesiaPengamat perilaku sosial dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati, Presiden Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto dan Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani, saat meluncurkan Cigna Exclusive Protection Plus, produk perlindungan jiwa term life yang memberikan manfaat uang pertanggungan hingga Rp 20 miliar, serta pengembalian premi 160 persen hanya dalam jangka waktu 15 tahun di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Berdasarkan Survei Skor Kesejahteraan yang dilakukan Cigna awal 2018, sebanyak 79 persen masyarakat Indonesia merasa bahwa asuransi itu penting untuk melindungi diri mereka dan keluarga dari risiko finansial. 

Hasil survei menunjukkan, sebanyak 69 persen masyarakat Indonesia mengungkapkan bahwa mereka ingin membeli asuransi tahun ini.

Namun, menurut survei IPSOS pada 2015, pengembalian premi menjadi salah satu faktor utama bagi nasabah ketika memilih produk asuransi.

Hal itu dikatakan Presiden Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto pada acara jumpa pers peluncuran produk asuransi Cigna Exclusive Protection Plus di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

"Ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia cenderung memilih produk perlindungan yang tidak hanya memberikan manfaat jika risiko terjadi, namun juga jika risiko tidak terjadi," tutur dia, melalui rilis pers ke Kompas.com, Selasa. 

Baca juga: Perkuat Penetrasi Pasar, Asuransi Cigna Buka Kantor Pemasaran di Bali

Karena itulah Cigna Indonesia meluncurkan Cigna Exclusive Protection Plus, produk perlindungan jiwa term life yang memberikan manfaat uang pertanggungan hingga Rp 20 miliar, serta pengembalian premi 160 persen hanya dalam jangka waktu 15 tahun.

Menurut Herlin, Cigna Exclusive Protection Plus merupakan solusi perlindungan jiwa berjangka yang tidak hanya memberikan manfaat ketika terjadi risiko, tapi juga memberi kepastian finansial ketika tidak terjadi risiko.

Chief Distribution Officer Cigna Indonesia Dini Maharani menjelaskan, di produk terbaru itu, nasabah cukup membayar premi selama lima tahun untuk perlindungan selama 15 tahun. Menurut dia, solusi itu merupakan solusi saling menguntungkan bagi nasabah Cigna.

"Manfaat yang kami tawarkan beragam, mulai dari manfaat perlindungan jika risiko terjadi, manfaat premi kembali jika risiko tidak terjadi, hingga manfaat bulanan berupa kesempatan untuk nonton gratis,” ujar dia.

Potensi pasar besar

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Mulai Hari Ini ke Luar Kota Enggak Perlu Pakai SIKM Lagi, tetapi...

Whats New
Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Profil William Tanuwidjaya, Dulu Penjaga Warnet, Kini Bos Tokopedia

Whats New
Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Ada GoTo, Bagaimana Nasib OVO di Tokopedia?

Whats New
Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran Lonjakan Kasus Covid-19 Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Harga Emas Melonjak 29,5 Dollar AS, Ini Sebabnya

Whats New
Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Simak Persyaratan Penumpang Lion Air Pasca-larangan Mudik

Whats New
Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Simak, Ini Daftar Lengkap Formasi Terbanyak CPNS 2021

Whats New
Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Masyarakat Laporkan 134 ASN Nekat Mudik, Ini Respons Menteri Tjahjo

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

[POPULER MONEY] 10 Aset Kripto Paling Cuan Dalam Sepekan | Bagaimana Sebenarnya Sistem COD di Olshop

Whats New
Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Penarikan Uang di Jabodetabek Selama Lebaran Capai Rp 34,8 Triliun

Whats New
Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Larangan Mudik Berakhir, Simak Syarat Keluar Kota Terbaru

Whats New
[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | 'Traveling' Hemat ke Jerman Selama Corona

[TREN WISATA KOMPASIANA] Macau Bukan Sekadar Tempat Berjudi | Urban Tourism, Tren Global yang Jadi Peluang Lokal | "Traveling" Hemat ke Jerman Selama Corona

Rilis
Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Selama Larangan Mudik, Trafik di Bandara Kelolaan AP I Hanya 66.096 Penumpang

Whats New
Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Mengenalkan Huruf dan Angka kepada Anak Prasekolah | Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini | Menilai dan Merumuskan Definisi Variabel Penelitian

Rilis
Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Mahalnya Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X