4 Tahun Jokowi-JK, Rp 180 Triliun Digelontorkan untuk Dana Desa

Kompas.com - 24/10/2018, 12:58 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menjadi pembicara kunci pada Dialog Nasional Efektifkah Dana Desa, di Jakarta, Sabtu (13/10/2018). DOK Humas Kemendes PDTTMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo menjadi pembicara kunci pada Dialog Nasional Efektifkah Dana Desa, di Jakarta, Sabtu (13/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah menggelontorkan Rp 180 triliun yang dialokasikan untuk dana desa sejak 2014 hingga 2018.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur di desa. Pembangunan itu ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup warga pedesaan.

“Selama empat tahun ini telah mampu membangun infrastruktur dasar untuk peningkatan kualitas hidup manusia di desa," ujar Eko dalam konferensi pers 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Eko menambahkan, pembangunan di desa dianggap mampu menekan angka kemiskinan. Di tahun ini saja, lanjut Eko, angka kemiskinan di desa turun sampai 1,2 juta orang.

Kemiskinan turun siginifikan 1,2 juta orang lebih, dua kali lipat daripada di kota 580.000 jiwa. Memang angka kemiskinan di desa masih banyak,” kata Eko.

Eko berharap angka kemiskinan di desa akan terus menurun. Dengan begitu, tak ada kesenjangan sosial terjadi di Indonesia.

“Kalau terus kita pertahankan, dalam 7 tahun ke depan jumlah orang miskin di desa lebih kecil dari di kota," ucap dia.

Eko membeberkan, sejak 2015 pemerintah telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 20,67 triliun dengan penyerapan 82,72 persen, tahun 2016 dengan dana desa Rp 46,98 triliun dengan penyerapan 97,65 persen, serta pada 2017 dengan jumlah dana desa sebesar Rp 60 triliun dengan penyerapan 98,54 persen.

Dana itu digunakan untuk membangun jalan desa sepanjang 158.691 kilometer, jembatan 1.028.225 meter, tambatan perahu 4.711 unit, 14.770 unit kegiatan badan usaha milik desa (BUMDes), pasar desa 6.932 unit, penahan tanah 179.625 unit, air bersih 942.927 unit, serta saluran irigasi 39.351 unit.

Untuk menunjang kualitas hidup, dana desa digunakan untuk membangun posyandu sebanyak 18.477 unit, drainase 24.005.604 meter, fasilitas MCK 178.034 unit, gedung pendidikan anak usia dini (PAUD) 48.694 unit, embung 3.026 unit, sumur 37.662 unit, dan Polindes 8.028 unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X