Beras Surplus 2,85 Juta Ton, Kepala BPS Sebut Masih Perlu Hati-hati

Kompas.com - 25/10/2018, 15:11 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut pemerintah tetap perlu berhati-hati dan terus meningkatkan produksi beras meski tahun ini surplus 2,85 juta ton.

"Kalau kita bandingkan dengan konsumsi (per bulan), (surplus 2,85 juta ton beras) iya hanya cukup untuk satu bulan. Tapi, kuncinya kita perlu hati-hati lah," kata Suhariyanto saat ditemui di Politeknik Statistika STIS, Kamis (25/10/2018).

Suhariyanto menjelaskan, dari data yang dihimpun, rata-rata konsumsi beras per bulan di Indonesia sebesar 2,5 juta ton. Hal ini terlihat dari infografis yang menampilkan surplus produksi beras, di mana setiap bulannya memang tingkat konsumsi beras ada di kisaran 2,5 juta ton.

Total konsumsi beras dari Januari hingga September 2018 mencapai 22,11 juta ton. Sementara untuk periode yang sama, total produksi beras tercatat sebesar 28,48 juta ton.

Baca juga: Tahun Ini Indonesia Surplus Beras 2,85 Juta Ton, Ini Kata Pengamat...

Dalam menghitung konsumsi dan produksi beras, BPS menyertakan angka potensial untuk tiga bulan terakhir di tahun 2018, yakni dari Oktober hingga Desember. Jika ditotal dengan tiga bulan terakhir, maka total produksi beras sebesar 32,42 juta ton dan konsumsi beras 29,56 juta ton yang menghasilkan surplus 2,85 juta ton.

Surplus beras 2,85 juta ton disebut Suhariyanto terdapat di berbagai tempat yang persebarannya tidak merata. Ada yang di rumah tangga produsen, rumah tangga konsumen, di gudang milik Perum Bulog, pedagang, penggilingan, hingga di hotel, restoran, dan sebagainya.

"Kalau kita bagi, petani rata-rata hanya (simpan) 7,5 kilogram per bulan. Jadi, bagaimana kita mengelola stok surplus itu menjadi penting. Cadangan beras juga penting," tutur Suhariyanto.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada September 2018 lalu menyampaikan total cadangan beras pemerintah yang ada di gudang Bulog sebesar 2,4 juta ton. Jumlah cadangan itu dinilai Suhariyanto masih jauh lebih baik dari kondisi tahun lalu, ketika beras di gudang Bulog di bawah 1 juta ton.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Simak 5 Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan dan Syaratnya

Simak 5 Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan dan Syaratnya

Whats New
Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Pengertian E-commerce dan Bedanya dengan Marketplace

Whats New
Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Mengapa Rakyat Harus Menanggung Bunga Utang BLBI yang Dikorupsi Para Konglomerat?

Whats New
Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Mentan: Penghargaan Swasembada Beras dari IRRI Jadi Kado HUT Ke-77 RI

Whats New
Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Apa Itu Pendapatan per Kapita: Definisi, Fungsi, dan Rumusnya

Earn Smart
Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Indonesia Raih Penghargaan Swasembada Beras, Jokowi: Terima Kasih Para Petani atas Kerja Kerasnya...

Whats New
IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

IHSG Sepekan Naik 0,63 Persen, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp 9.333 Triliun

Whats New
Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Lupa Nomor NPWP? Ini Cara Mudah Cek NPWP dengan NIK

Whats New
Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Kenaikan Tarif Ojek Online Diundur, Gojek: Kami Pergunakan untuk Sosialisasi ke Mitra Driver

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Kartu Prakerja Gelombang 41 Resmi Dibuka, Daftar di www.prakerja.go.id

Whats New
Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Pluang Dorong Literasi Finansial untuk Kaum Perempuan dalam Kongres IPPNU XIX

Whats New
Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Ada Pekerjaan Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi Lagi, Simak Lokasi dan Jadwalnya

Whats New
Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Jokowi Klaim Stok Beras 10,2 Juta Ton dan 3 Tahun Belum Impor

Whats New
Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Mengenal Tanaman Sorgum, Pengganti Gandum asal Afrika Idaman Jokowi

Whats New
Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Pentingnya Personal Branding untuk Proses Mencari Kerja

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.