Di TEI 2018, RI Dapat Kontrak Ekspor 4,96 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 26/10/2018, 10:06 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat membuka Trade Expo Indonesia 2018 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/10/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAPresiden Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat membuka Trade Expo Indonesia 2018 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Program misi pembelian dalam Trade Expo Indonesia ke-33 membukukan kontrak dagang sebesar 4,96 miliar dollar AS. 

Kontrak dagang tersebut ditandai dengan penandatanganan 44 nota kesepahaman yang disaksikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam acara TEI di International Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten.

Enggar mengatakan, di hari pertama pelaksanaan TEI 2018, mereka memperoleh capaian yang menggembirakan.

"Sebanyak 44 MoU ditandatangani antara importir mancanegara dengan pelaku usaha atau eksportir Indonesia dengan total nilai mencapai 4,96 miliar dollar AS," ujar Enggar sebagaimana dikutip dalam siaran pers, Jumat (26/10/2018).

Penandatanganan MoU dilakukan para eksportir Indonesia dengan 33 importir dari 17 negara yaitu Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, Belgia, Prancis dan Austria, China, Belanda, Spanyol,
Meksiko, Thailand, Chile, Singapura, Malaysia, Amerika Serikat, Filipina, dan Brasil.

Enggar mengatakan, produk-produk yang diminati antara lain furnitur, makanan dan minuman, makanan laut, investasi di situs teknologi dan industri, alas kaki, bahan kimia, dan rempah-rempah.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Nasional Arlinda menyampaikan, penandatanganan nota kesepahaman dari misi pembelian ini terus berlanjut hingga hari terakhir pelaksanaan TEI 2018.

“Perolehan kontrak dagang ini dipastikan akan terus bertambah karena diperkirakan hingga hari terakhir pelaksanaan TEI 2018 lebih dari 68 MoU misi pembelian akan ditandatangani,” kata Arlinda.

Penandatanganan MoU tersebut merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Konsul Jenderal Indonesia dan Pusat Promosi Perdagangan Indonesia. Selain itu juga komitmen yang tinggi antara eksportir dan importir untuk saling meningkatkan kerja sama dan perekonomian masing-masing negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Mau Jadi Negara Maju, Porsi Pasar Keuangan RI Harus 400 Persen dari PDB

Whats New
Erick Thohir: Belum Ada Rencana Pemerintah Naikkan Pertalite

Erick Thohir: Belum Ada Rencana Pemerintah Naikkan Pertalite

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.