BPH Migas Pastikan Masyarakat di Lampung Barat Sudah Nikmati BBM Satu Harga

Kompas.com - 26/10/2018, 20:35 WIB
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa saat di Prabumulih, Sumatera Selatan, Rabu (3/10/2018). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAKepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa saat di Prabumulih, Sumatera Selatan, Rabu (3/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi ( BPH Migas) M Fanshurullah Asa memastikan masyarakat di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, mendapatkan harga yang sama atau satu harga untuk memperoleh Migas.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga JBT dan JBKP Secara Nasional.

Fanshurullah meresmikan titik ke-78 penyalur BBM Satu Harga di Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat, Lampung, Jumat (26/10/2018). Ini merupakan penyalur BBM Satu Harga di Lampung sejak 2017 lalu.

“BBM Satu Harga adalah satu bukti begitu besarnya perahatian Pemerintah terhadap masyarakat, khususnya masyarakat sekitar Suoh dan ini kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat sekitar,” kata dia dalam keterangan resminya diterima Kompas.com.

Fanshurullah menjelaskan, Penyalur BBM Satu Harga yang kedua di Lampung ini adalah SPBU Kompak dan berada di Pekon Gunug Ratu, Kecamatan Bandar Negeri Suoh. Di sana, terdapat dua Dispenser untuk mendistribusikan empat jenis BBM, yakni Pertalite, Premium, Solar, dan Dexlite. SPBU Kompak di Suoh ini mendapatkan supply dari TBBM Panjang yang kurang lebih sejauh 177 KM dengan melalui perjalanan darat.

“Pembangunan SPBU BBM Satu Harga itu bukan suatu hal yang mudah mengingat lokasi secara geografis dan besarnya ongkos angkut yang diperlukan. Kami mohon kerjasamanya untuk sama-sama mengawasi program pro rakyat ini agar setiap tujuan dari BBM Satu Harga dapat tercapai kepada masyarakat yang memang berhak dan membutuhkannya," harapnya.

BPH Migas, sambung Fanshurullah, akan terus mengawal pelaksanaan program BBM Satu Harga sesuai target yang telah ditetapkan Pemerintah selama ini. Secara Nasional, Target Pemerintah dalam Program BBM Satu Harga hingga Tahun 2019 adalah membangun 160 Penyalur di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Yang tersebar di seluruh wilayah NKRI dengan realisasi sudah mencapai sebanyak 78 Penyalur, yang terdiri dari 74 Penyalur PT Pertamina (Persero) dan empat Penyalur PT. AKR Corporindo, Tbk,” sebutnya.

Sebelumnya, Penyalur BBM Satu Harga lewat PT. AKR Corporindo, Tbk telah dilakukan pada 2017 lalu. Berada di Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Lampung

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X