KILAS EKONOMI

Hadapi Persaingan Global, Pemerintah akan Tingkatkan Pendidikan Vokasi

Kompas.com - 28/10/2018, 00:00 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur di Jember, Sabtu (27/10/2018). Dok. Humas Kementerian Ketenagakerjaan RIMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur di Jember, Sabtu (27/10/2018).

KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan ( Menaker) M. Hanif Dhakiri menegaskan, pemerintah terus meningkatkan pendidikan vokasional atau kejuruan. Ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia ( SDM) penopang pembangunan nasional.

"Kebutuhan tenaga- tenaga kerja yang terampil dan kompeten sesuai lapangan kerja yang tersedia menjadi sangat penting untuk dipenuhi Indonesia di tengah persaingan global," kata Hanif dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima.

Menaker mengatakan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) provinsi Jawa Timur, di Jember pada Sabtu (27/20/2018)

Adapun kejuruan yang dikunjungi Hanif di sana antara lain kejuruan salon, komputer, batik, otomotif, menjahit/tata busana, bordir, CNC, pertanian, budidaya jamur, dan prosesing.

Baca jugaMenaker Serahkan Sertifikat Kompetensi Kepada 1.000 Siswa BLK Makassar

Lebih lanjut, Menaker mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan terobosan untuk merevitalisasi BLK di seluruh Indonesia.

Tak cuma itu, kata dia, sesuai program oemerintah Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) juga terus menggencarkan aktivitas BLK sebagai upaya menggenjot peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia. 

"Salah satunya melalui akses pendidikan vokasi terus ditingkatkan. Misalnya di BLK yang ada di Jember ini," kata Hanif

Saat berdialog, Hanif Dhakiri terkejut ada siswi BLK dari UGM Yogyakarta, yaitu Silvi yang mengikuti kejuruan batik dan mahasiswa semester akhir Universitas Jember jurusan teknik elektro, Lola.

"Pelatihan keterampilan membatik ini menjadi kesenangan saya, untuk modal menjadi wirausaha kelak," kata Silvi, yang setahun lalu menyandang gelar sarjana ekonomi.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur di Jember, Sabtu (27/10/2018).Dok. Humas Kementerian Ketenagakerjaan RI Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelayanan Teknis Pusat (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur di Jember, Sabtu (27/10/2018).
Sementara itu, Lola mengaku, mengikuti pelatihan di BLK kejuruan salon hanya sambilan dan mengisi waktu luang.

"Selain memperoleh keterampilan, nantinya juga untuk mencari penghasilan tambahan," kata Lola.

Baca jugaMenaker Ingin Peningkatan Kompetensi SDM Lokal Dipercepat

Menyinggung adanya sejumlah peralatan di BLK Jember yang perlu di-upgrade, sesuai arahan Hanif, Kepala UPT BLK Sutrisno mengaku akan segera mengajukan usulan kepada pemerintah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X