Jack Ma Muda Ternyata Pernah Membenci Bill Gates, Ini Alasannya

Kompas.com - 29/10/2018, 13:09 WIB
Pendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANPendiri dan pimpinan Alibaba Group Jack Ma usai melakukan pertemuan dengan pemerintah Indonesia dan Kadin di The Laguna Resort, Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10/2018).

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sebagai pendiri Microsoft, Bill Gates adalah sumber inspirasi bagi banyak calon pengusaha, paling tidak beberapa ikon teknologi tinggi saat ini.

Namun Jack Ma, orang terkaya di China, mengaku saat dirinya baru memulai bisnis, Gates justru merupakan sumber frustrasinya.

"Ketika saya masih muda, saya membenci Bill Gates karena saya pikir Microsoft mengambil semua peluang (bisnis)," kata Ma ketika berbicara pada pertemuan puncak inovasi di Tel Aviv, Israel dilansir dari CNBC, Senin (29/10/2018)

"IBM, Oracle, mereka juga mengambil semua peluang," tambah pendiri sekaligus Chairman Eksekutif dari Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di China ini.

Baca juga: Lagi, Jack Ma Jadi Orang Terkaya di China

Ma mengatakan, ketika dia pertama kali memulai Alibaba pada tahun 1999, dirinya yakin bahwa harga tinggi yang dikenakan oleh perusahaan-perusahaan besar tersebut membuat pihak-pihak yang akan memulai berbisnis,  termasuk perusahaan Ma, sulit untuk mendapatkan akses ke teknologi.

Namun, dia segera menyadari bahwa hal itu bukan karena salah Gates atau perusahaan-perusahaan besar tersebut. Menurut dia, alasan itu lah yang justru menghalangi banyak calon pengusaha untuk mendapatkan peluang.

"Kebanyakan orang terus mengeluh. Tetapi jika Anda bisa menyelesaikan keluhan itu dan Anda dapat menyelesaikan masalah, maka itu lah peluang tersebut," ungkapnya.

Bagi Ma, peluang itu berarti dengan menggunakan teknologi yang sederhana dan murah. Selain itu juga jutaan usaha kecil yang bisa ditambahkan ke platform Alibaba.

"Biaya menggunakan IT ini terlalu mahal bagi kami, jadi kami harus berinovasi," kata Ma.

"Kami harus merancang teknologi yang cukup sederhana. Itu saja. Kami dipaksa," lajutnya.

Dia menyebutkan, sebagian besar inovasi terjadi bukan karena orang ingin, tetapi karena mereka dipaksa. Sehingga merka pun terus berusaha untuk mendapatkan solusi.

Sejak mendapatkan kesadaran itu hampir dua dekade lalu, Ma pun mempunyai hubungan dekat dengan Gates. Bahkan sering mengutip Bill & Melinda Gates Foundation sebagai inspirasi untuk usaha amal sendiri.




Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

DPR: Kunjungan PM Jepang Harus Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Nasional

Whats New
PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

PGN Pastikan Pengerjaan Pembangunan Pipa Rokan Selesai Tepat Waktu

Rilis
Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia akan Habis dalam 9 Tahun

Jika Tak Ada Penemuan Baru, Minyak Bumi Indonesia akan Habis dalam 9 Tahun

Whats New
Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak 'Kucing-kucingan' Lagi...

Soal UU Cipta Kerja, KSPI: Mudah-mudahan DPR Tidak "Kucing-kucingan" Lagi...

Whats New
Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Efisiensi Anggaran Proyek Pipa Minyak Blok Rokan Capai Rp 2,1 Triliun

Rilis
Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Pengetahuan Teknologi hingga Internet jadi Persoalan Digitalisasi UMKM

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Sri Mulyani Sebut Pemerintah Bakal Dukung Pembiayaan Startup, Ini Penjelasannya

Whats New
Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Ekonom: Sektor riil Paling Belum Siap Hadapi Digitalisasi

Whats New
Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Turun Signifikan dalam Beberapa Pekan, Saham IKAN Masuk Pengawasan Bursa

Rilis
BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

BI: Sistem Pembayaran Digital Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Whats New
Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Penjualan Emas Antam Melonjak 147 Persen pada Kuartal III-2020

Whats New
Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Sri Mulyani Soroti Ketimpangan Digitalisasi di Indonesia

Whats New
Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Pansus KBN Tinjau Pelabuhan Marunda, KCN: Menunggu Rekomendasi Terbaik

Whats New
Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Ekonomi RI Bisa Pulih Cepat Dibandingkan Singapura dan AS, Mengapa?

Whats New
Percepatan Penyerapan Stimulus Bisa Dorong Pemulihan Ekonomi di Kuartal IV 2020

Percepatan Penyerapan Stimulus Bisa Dorong Pemulihan Ekonomi di Kuartal IV 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X