Indonesia-Mesir Teken Kontrak Dagang Rp 1,16 triliun

Kompas.com - 29/10/2018, 17:46 WIB
Suasana aktivitas bongkar muat Terminal Peti Kemas Kalibaru atau New Priok Container Terminal beberapa waktu lalu. TRIBUNNEWS / HERUDINSuasana aktivitas bongkar muat Terminal Peti Kemas Kalibaru atau New Priok Container Terminal beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mesir turut berpartisipasi dalam misi pembelian yang dilakukan selama acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 berlangsung pada 24-28 Oktober 2018.

Dalam dua hari terakhir pelaksanaan TEI 2018, KBRI Cairo memfasilitasi penandatanganan kontrak dagang Indonesia-Mesir senilai 76,48 juta dollar AS atau setara Rp 1,16 triliun.

Duta Besar Indonesia untuk Mesir Helmy Fauzi mengaku puas dengan sejumlah capaian yang diraih delegasi Mesir. Selain membukukan kontrak dagang, setidaknya enam penghargaan Primaduta Award diraih dalam TEI 2018.

Menurut dia, capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama erat yang telah dibangun antara pengusaha Indonesia, Mesir, dan KBRI Cairo.

“Memaksimalkan perwakilan di luar negeri sebagai garda depan penjualan produk Indonesia adalah hal tepat untuk terus meningkatkan volume ekspor kita ke luar negeri,” ujar Helmy dalam keterangan tertulis, Senin (29/10/2018).

Setidaknya ada delapan nota kesepahaman kontrak dagang RI-Mesir yang ditandatangani pada dua hari terakhir perhelatan tersebut. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) mengikat kontrak ekspor kertas fotokopi dengan El Fahd Kamal Saad Co senilai 5 juta dollar AS.

Selanjutnya, PT Mayora Indah dan Egyptian Saudia Co sepakat membuat kontrak dagang produk biskuit, kopi dan makanan ringan 2 juta dollar AS.

Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) dan Haggag Import and Export Co meneken kontrak dagang komoditas kopi senilai 1,17 juta dollar AS. Kemudian, PT Selamat Sempurna Tbk dan El Wessam menandatangani ekspor produk filter kendaraan sebesar 400 ribu dollar AS.

Selain itu, PT Wangta Agung, produsen produk olahraga ‘Ardiles’, berhasil membuat MoU dagang dengan Cleopatra Co untuk penjualan bola dan sepatu olahraga senilai 200 ribu dollar AS.

Perusahaan Mesir, Awlad Abdel Sanad Co membuat tiga kontrak dagang impor rempah nusantara dengan tiga perusahaan nasional, yakni komoditas cengkeh dengan CV Agro Tani Makmur senilai 104 ribu dollar AS, komoditas pala dengan PT Delta Mas Internusa senilai 96.300 dollar AS dan komoditas batang cengkeh dengan Star Laboratories senilai 10.000 dollar AS.

Sementara pada pelaksanaan TEI hari sebelumnya, ada enam MoU ekspor komoditas nusantara antara pengusaha Indonesia dan Mesir senilai 67,5 juta dollar AS.

"Sehingga dalam pelaksanaan TEI 2018 ini, KBRI Cairo berhasil memfasilitasi kontrak dagang RI-Mesir dengan nilai total 76.480.300 dollar AS," kata Helmy.

Nilai tersebut, kata Helmy, di luar potensi transaksi untuk produk alumunium antara Canadian Aluminium Egypt dengan Inalum senilai 12 juta dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X