Kompas.com - 29/10/2018, 18:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pegawai Kementerian Keuangan terdaftar dalam manifest penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Rasa duka cita turut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Ia sempat mendatangi kantor Badan SAR Nasional untuk mengetahui informasi lebih lanjut soal kecelakaan tersebut. Ia juga menemui keluarga pegawai Kemenkeu yang menjadi korban.

Tangisnya pun pecah sambil memeluk mereka. Momen tersebut juga diunggah Sri Mulyani dalam akun Instagramnya, @smindrawati.

"Kemenkeu Berduka Atas Insiden Pesawat Lion Air JT610," bunyi tajuk keterangan pada foto itu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampak memeluk anggota keluarga pegawai Kementerian Keuangan yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Dok. Kementerian Keuangan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tampak memeluk anggota keluarga pegawai Kementerian Keuangan yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Selanjutnya, Sri Mulyani menulis, dalam penerbangan tersebut, terdapat 21 pegawai Kemenkeu yang turut menjadi korban. Sebanyak 14 orang adalah bagian dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP), terdiri atas 12 orang pegawai DJP dan dua lainnya adalah pasangan dari pegawai DJP yang merupakan pegawai Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

Selain itu, 6 orang merupakan pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) dan 3 orang merupakan pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

Baca juga: Menahan Tangis, Sri Mulyani Bicara soal 20 Pegawai Kemenkeu yang Naik Lion Air JT-610

Berikut adalah daftar nama pegawai Kemenkeu yang menjadi penumpang pesawat Lion Air JT-610.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP)

  1. Pratomo Wira Dewanto (Pemeriksa Pajak Muda KPP Pratama Bangka)
  2. Hesti Nuraini (Kepala Seksi KPP Pratama Bangka)
  3. Maria Ulfa (AR KPP Pratama Bangka)
  4. Rivandi Pranata (AR KPP Pratama Bangka)
  5. Junior Priadi (AR KPP Pratama Bangka)
  6. Nicko Yogha Marenta Utama (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
  7. Achmad Sukron Hadi (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
  8. Tri Haska Hafidi (AR KPP Pratama Pangkalpinang)
  9. Firmansyah Akbar (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
  10. Raden Roro Savitri Wulurastuti (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
  11. Ari Budiastuti (Kepala Seksi KPP Pratama Pangkalpinang)
  12. I Gusti Ayu Ngurah Metta Kurnia (Kepala Subbagian KPP Pangkalpinang)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB)

  1. Abdul Khaer (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
  2. Eko Sutanto (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
  3. M Fadillah (Kepala Seksi Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
  4. Joyo Nuroso (Kepala Subbagian KPPN A1 Pangkalpinang)
  5. Bambang Rozali Usman (Kepala Subbagian Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)
  6. Akhmad Endang Rokhmana (Kepala Subbagian Kantor Wilayah DJPB Bangka Belitung)

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN)

  1. Reni Ariyanti (Kepala KPKNL Pangkalpinang)
  2. Dwinanto (Kepala Seksi KPKNL Pangkalpinang)
  3. Muhammad Jufri (Kepala Seksi KPKNL Pangkalpinang)


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Resah Ada Larangan HP di SPBU, Pertamina: Enggak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina, Cukup Tunjukkan QR Code

Warga Resah Ada Larangan HP di SPBU, Pertamina: Enggak Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina, Cukup Tunjukkan QR Code

Whats New
Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi I Perdagangan

Rupiah dan IHSG Ditutup Melemah di Sesi I Perdagangan

Whats New
Alfamart Gelar Promo Minyak Goreng, Dijual Mulai dari Rp 20.500 per Liter

Alfamart Gelar Promo Minyak Goreng, Dijual Mulai dari Rp 20.500 per Liter

Spend Smart
Pertamina Siapkan Gerai Pendaftaran di SPBU bagi Masyarakat yang Tak Punya MyPertamina

Pertamina Siapkan Gerai Pendaftaran di SPBU bagi Masyarakat yang Tak Punya MyPertamina

Whats New
Harga Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Daftar Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Harga Cabai Merah Keriting Naik, Berikut Daftar Harga Pangan di Jakarta Hari Ini

Spend Smart
Cek Tarif Tol Bandara Juanda Terbaru dan Sistem Pembayarannya

Cek Tarif Tol Bandara Juanda Terbaru dan Sistem Pembayarannya

Spend Smart
Sri Mulyani Sedih, dari Luasnya Hutan RI, Negara Cuma Dapat Rp 5 Triliun

Sri Mulyani Sedih, dari Luasnya Hutan RI, Negara Cuma Dapat Rp 5 Triliun

Whats New
Sulit Dapat Untung, Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

Sulit Dapat Untung, Lion Air Minta Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Dinaikkan

Whats New
RI Punya Hutan Luas tapi Setoran ke Negara Minim, Sri Mulyani: Only Rp 5 Triliun

RI Punya Hutan Luas tapi Setoran ke Negara Minim, Sri Mulyani: Only Rp 5 Triliun

Whats New
150 Tenaga Kesehatan Indonesia Dikirim ke Arab Saudi

150 Tenaga Kesehatan Indonesia Dikirim ke Arab Saudi

Rilis
Data dan Dokumen yang Diperlukan Untuk Daftar Beli Pertalite dan Solar di MyPertamina

Data dan Dokumen yang Diperlukan Untuk Daftar Beli Pertalite dan Solar di MyPertamina

Whats New
Ekonomi Vietnam Tumbuh 7,72 Persen di Kuartal II, Didongkrak Ekspor Tekstil

Ekonomi Vietnam Tumbuh 7,72 Persen di Kuartal II, Didongkrak Ekspor Tekstil

Whats New
Iklan Berorientasi Agama dan Pentingnya Etika Periklanan

Iklan Berorientasi Agama dan Pentingnya Etika Periklanan

Whats New
Gaji Ke-13 Segera Cair, Simak Perbedaan Komponennya Dibanding Tahun 2020 dan 2021

Gaji Ke-13 Segera Cair, Simak Perbedaan Komponennya Dibanding Tahun 2020 dan 2021

Whats New
AAJI Sebut Jumlah Agen Asuransi Berlisensi Turun, Ini Penyebabnya

AAJI Sebut Jumlah Agen Asuransi Berlisensi Turun, Ini Penyebabnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.