Kuartal III 2018, OCBC NISP Raup Laba Bersih Rp 2 Triliun

Kompas.com - 30/10/2018, 09:10 WIB
Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudjaja, di Kantor Pusat Bank OCBC NISP Jakarta, Senin (21/5/2018). KOMPAS.com/RIDWAN AJI PITOKOPresiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudjaja, di Kantor Pusat Bank OCBC NISP Jakarta, Senin (21/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menutup kuartal III 2018, Bank OCBC NISP kembali mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif. Hal ini terlihat dari pertumbuhan laba bersih sebesar 22 persen yoy dari Rp 1,7 triliun menjadi Rp 2 triliun.

Kenaikan laba bersih tersebut didorong peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income) sebesar 7 persen dari Rp 4,5 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 4,8 triliun

Kenaikan portofolio kredit sebesar 16 persen menjadi Rp 120 triliun juga memberi kontribusi besar terhadap pertumbuhan pendapatan bunga bersih perusahaan. Penyaluran kredit modal kerja menjadi kontribusi terbesar terhadap portfolio kredit dengan pencapaian 48 persen disusul oleh kredit investasi 40 persen dan kredit konsumsi 12 persen.

Penyaluran kredit tersebut tersebar pada berbagai sektor usaha, yakni perindustrian 28 persen, perdagangan 25 persen, jasa 17 persen, pertanian dan pertambangan 13 persen, konstruksi 4 persen dan lainnya sebesar 13 persen.

Baca juga: Laba Bersih Bank Danamon Kuartal III 2018 Stagnan Rp 3 triliun

Presiden Direktur Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja mengatakan, peningkatan penyaluran kredit Bank OCBC NISP didorong oleh pertumbuhan pada kredit modal kerja sebesar 23 persen yoy.

"Dari sisi sektor usaha, pertumbuhan kredit didorong oleh sektor perdagangan yang tumbuh 21 persen yoy," ujar Parwati dalam keterangan tertulis, Senin (29/10/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertumbuhan kredit Bank OCBC NISP diimbangi dengan kemampuan perseroan menjaga kualitas kredit. Bank OCBC NISP konsisten menjaga rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) jauh di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8 persen dan NPL nett sebesar 0,7 persen.

Parwati mengatakan, untuk mendukung pengembangan bisnis, Bank OCBC NISP terus menumbuhkan segmen ritel melalui penyediaan solusi yang relevan dengan perkembangan kebutuhan nasabah. Untuk itu, Bank OCBC NISP menyediakan layanan ONe Mobile yang memungkinkan nasabah melakukan mayoritas transaksi yang selama ini dilakukan di kantor cabang.

"Dengan demikian, kantor cabang akan kami sesuaikan fungsinya untuk memberikan nilai tambah melalui penyediaan pengetahuan, pengalaman serta solusi untuk menjawab kebutuhan dan aspirasi nasabah,” kata Parwati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.