Tingkat Bunga Penjaminan LPS Naik 25 Basis Poin

Kompas.com - 30/10/2018, 14:49 WIB
Ilustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan KONTAN/BAIHAKIIlustrasi: Lembaga Penjamin Simpanan

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menaikkan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valas di bank umum serta simpanan dalam rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR). Keputusan ini berdasarkan Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS awal pekan ini.

Anggota Dewan Komisioner LPS Destry Damayanti mengatakan, penetapan tingkat bunga penjaminan tersebut merupakan tindak lanjut atas RDK sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2018.

"Pada rapat tersebut selain menetapkan kenaikan tingkat bunga penjaminan di bank umum dan BPR, juga mengamanatkan untuk tetap melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan atas perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan kondisi ekonomi serta stabilitas sistem keuangan yang selanjutnya dampaknya terhadap Tingkat Bunga Penjaminan," kata Destry dalam pernyataannya, Selasa (30/10/2018).

Tingkat bunga pejaminan untuk periode tanggal 31 Oktober 2018 sampai 12 Januari 2019 untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR masing-masing mengalami kenaikan 25 basis poin (bps), sementara untuk valuta asing pada bank umum tidak mengalami perubahan.

Tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah di bank umum menjadi 6,75 persen. Sementara itu, untuk simpanan dalam valas tetap 2 persen.

Adapun tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah di BPR naik menjadi 9,25 persen.

Ada tiga pertimbangan LPS menyesuaikan tingkat bunga penjaminan. Pertama, suku bunga simpanan perbankan masih terus mengalami kenaikan merespon kenaikan suku bunga kebijakan moneter dan potensial masih berlanjut.

Kedua, kondisi dan risiko likuiditas masih relatif terjaga namun terdapat tendensi meningkat di tengah tren kenaikan bunga simpanan dan membaiknya penyaluran kredit.

Ketiga, stabilitas sistem keuangan (SSK) terpantau stabil meski terdapat tekanan yang berasal dari penurunan nilai tukar dan volatilitas di pasar keuangan.

Mempertimbangkan bahwa kenaikan suku bunga simpanan di perbankan masih terus berlangsung di tengah dinamika pasar keuangan yang juga cukup tinggi, maka LPS akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi terkait kebijakan tingkat bunga penjaminan.

"Dalam hal ini LPS akan terus berupaya melakukan penyesuaian terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan sesuai dengan perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan hasil evaluasi atas perkembangan kondisi ekonomi serta stabilitas sistem keuangan," ujar Destry.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Industri Berkelanjutan Diprediksi Tumbuh Pesat, Bank DBS Ajak Nasabah Investasi Sektor ESG

Industri Berkelanjutan Diprediksi Tumbuh Pesat, Bank DBS Ajak Nasabah Investasi Sektor ESG

Rilis
Produsen Beberkan Penyebab Kelangkaan Minyak Goreng di Negeri Kaya Sawit

Produsen Beberkan Penyebab Kelangkaan Minyak Goreng di Negeri Kaya Sawit

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Blibli Tebar Aneka Promo Valentine di Februari, hingga 'Dinner' Bareng Anya Geraldine dan Boy William

Blibli Tebar Aneka Promo Valentine di Februari, hingga "Dinner" Bareng Anya Geraldine dan Boy William

Spend Smart
Bitcoin dan Dogecoin Dkk Melemah, Simak Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin dan Dogecoin Dkk Melemah, Simak Harga Kripto Hari Ini

Spend Smart
UNVR Catatkan Laba Bersih 2021 Rp 5,7 Triliun, Turun 18,9 Persen

UNVR Catatkan Laba Bersih 2021 Rp 5,7 Triliun, Turun 18,9 Persen

Rilis
IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Earn Smart
5 Tips agar Toko Online Dapat Rating Bintang 5 dari Pembeli

5 Tips agar Toko Online Dapat Rating Bintang 5 dari Pembeli

Whats New
Rating Driver Ojol Diberi Bintang 1, Apa Dampak dan Sanksinya?

Rating Driver Ojol Diberi Bintang 1, Apa Dampak dan Sanksinya?

Whats New
Mendalami Entrepreneurship

Mendalami Entrepreneurship

Whats New
Ketika Rating Toko Online Diberi Bintang 1 di Tokopedia dan Shopee...

Ketika Rating Toko Online Diberi Bintang 1 di Tokopedia dan Shopee...

Whats New
Imbas Tensi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dollar AS Per Barrel

Imbas Tensi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dollar AS Per Barrel

Whats New
Ramalan Ahok, 5 Tahun Lagi SPBU Bakal Sepi gara-gara Kendaraan Listrik

Ramalan Ahok, 5 Tahun Lagi SPBU Bakal Sepi gara-gara Kendaraan Listrik

Whats New
Pengertian dan Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan

Pengertian dan Contoh Iklan Lowongan Pekerjaan

Whats New
[POPULER MONEY] Lo Kheng Hong 'Ngeri' Saham Bank Digital | Cerita Siti Laelatun Senang Jadi Mitra Shopee

[POPULER MONEY] Lo Kheng Hong "Ngeri" Saham Bank Digital | Cerita Siti Laelatun Senang Jadi Mitra Shopee

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.