Kompas.com - 30/10/2018, 15:40 WIB
Ilustrasi rupiah KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi rupiah

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Rapat Dewan Komisioner (RDK) Senin, (29/10/2018) menetapkan tingkat bunga penjaminan untuk periode tanggal 31 Oktober 2018 sampai dengan 12 Januari 2019.

Tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR masing-masing mengalami kenaikan 25 basis poin (bps). Sementara untuk valuta asing pada bank umum tidak mengalami perubahan.

Sehingga jika dirinci, tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah menjadi 6,75 persen, sedangkan dalam valas tetap 2 persen. Adapun untuk simpanan BPR dalam rupiah memiliki tingkat bunga penjaminan sebesar 9,25 persen.

Baca juga: Tingkat Bunga Penjaminan LPS Naik 25 Basis Poin

"Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tentang Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan tersebut merupakan tindak lanjut atas RDK Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2018," ujar Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com Selasa, (30/10/2018).

Samsu juga mengungkapkan beberapa pertimbangan yang mendasari naiknya tingkat bunga penjaminan, salah satunya karena suku bunga simpanan perbankan masih terus mengalami kenaikan.

Kenaikan suku bunga di perbankan tersebut merupakan respon atas kenaikan suku bunga kebijakan moneter dan potensial masih berlanjut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kenaikan suku bunga penjaminan juga didorong kondisi dan risiko likuiditas masih relatif terjaga namun terdapat tendensi meningkat di tengah tren kenaikan bunga simpanan dan membaiknya penyaluran kredit.

"Selain itu, stabilitas sistem keuangan (SSK) terpantau stabil meski terdapat tekanan yang berasal dari penurunan nilai tukar dan volatilitas di pasar keuangan," jelas Samsu.

Adapun berdasarkan PLPS Nomor 2 Tahun 2014, LPS menetapkan tingkat bunga penjaminan dilakukan 3 (tiga) kali dalam 1 (satu) tahun yaitu pada minggu kedua bulan Januari, Mei, dan September, kecuali terjadi perubahan pada kondisi perekonomian dan perbankan yang signifikan.

LPS akan terus berupaya melakukan penyesuaian terhadap kebijakan Tingkat Bunga Penjaminan sesuai dengan perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan hasil evaluasi atas perkembangan kondisi ekonomi serta stabilitas sistem keuangan.

"Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi Tingkat Bunga Penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin," ujqr Samsu.

Sehingga, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai Tingkat Bunga Penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.