Millenial, Sudah Saatnya Melek tentang Keuangan

Kompas.com - 30/10/2018, 17:08 WIB
Retail Banking Director PermataBank, Djumaria Tentram memberikan keterangan pers acara #BicaraUang Cretor Fest 2018 X Demensional Morphology di Teater Salihara Jalan Salihara No.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com.com/MURTI ALI LINGGARetail Banking Director PermataBank, Djumaria Tentram memberikan keterangan pers acara #BicaraUang Cretor Fest 2018 X Demensional Morphology di Teater Salihara Jalan Salihara No.16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (30/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembahasan uang selama ini sering kali dianggap sebuah hal yang tabu dan agak gamang. Padahal, tidak ada salahnya membicarakan uang karena dianggap sangat penting untuk kehidupan sehari-hari.

Direktur Retail Banking PT Bank Permata Tbk Djumariah Tenteram mengungkapkan, membicarakan ihwal uang adalah sesuatu sangatlah bermanfaat dan penting. Apalagi ini bersinggungan langsung dalam kehidupan siapapun dan semua usia.

"Zaman dahulu kalau bicara uang itu (masih dianggap) tabu. Sekarang ini, itu adalah sesuatu yang kekinian. Jadi kita selalu bicara money, money, dan money," kata Djumariah dalam press conference #BicaraUang Cretor Fest 2018 X Demensional Morphology di Teater Salihara, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Baca juga: Millenial, Jangan Lakukan 4 Kesalahan Keuangan Ini

Djumari menuturkan, pihaknya menyadari dan sangat berkeyakinan bahwa generasi millenial sekarang ini punya sesuatu yang luar biasa. Tidak hanya sekedar impian, tapi soal kenyatan.

"Bicara uang, Cerator Fest ini sebenarnya tujuannya bagaimana caranya kita bisa menginspirasi millenial ini untuk lebih mengenal mengenai uang," ungkapnya.

Menurutnya, dari waktu ke waktu pembahasan soal keuangan, bukan lagi hal tabu. Akan tetapi sudah menjadi keharusan atau kebutuhan setiap orang lantaran berkaitan langsung bagaimana cara mengelola keuangan.

Baca juga: OJK Dorong Millenial Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Investasi


"Semua orang sudah harus mengerti tentang uang, terutama millenial. Kita juga harus tahu me-manage money," tambahnya.

Dikatakannya, event Creator Fest 2018 diselenggarakan bertujuan untuk menyemarakan tentang melek inklusi keuangan. Selain itu juga memperingati hari keuangan atau hari menabung yang diperingati tiap 31 Oktober.

"Ini adalah momen yang sangat tepat. Saya pikir event ini bisa mengainspirasi kaum milenial sehingga literasi keuangan di Indonesia bisa makin maju lagi," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X