Stok Beras Premium Mendominasi di Pasar Induk Cipinang

Kompas.com - 31/10/2018, 08:16 WIB
Ilustrasi beras KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGIlustrasi beras

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) dinilai terus mengalami pergeseran. Kementerian Pertanian melihat, porsi beras premium kian mendominasi permintaan pasar. 

 klaim stok beras premium di pasar induk ini lebih banyak meningkat daripada beras medium.

Pada tahun 2014, porsi beras premium 35 persen, sedangkan medium 65 persen dari cakupan stok beras yang ada. Saat itu, ada 7 varietas beras premium.

Pada tahun 2015, kondisi berbalik. Beras premium meraup porsi 60 persen, sedangkan beras medium 40 persen dengan alasan kemarau panjang dan produksi beras cukup bagus dan ada varietas medium saat itu.

Baca juga: Produksi Beras Surplus, Bulog Anggap Belum Perlu Impor Lagi

Tahun 2016 dan tahun 2017, persentasinya menjadi 70 persen beras premium dan 30 persen medium. Tahun 2018, ada dua beras medium IR 64 III dan Muncul III, sehingga komposisinya menjadi 84 persen beras premium dan medium 26 persen.

Di Pasar Induk Cipinang, saat ini harga beras tertimbang itu Rp 11.390, yaitu dengan harga medium Rp 8.700 dan beras premium adalah Rp 12.300.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi menyebutkan bahwa pergeseran stok varietas beras premium di Pasar Induk Cipinang masih normal. 

Hal ini ia sampaikan usai menerima laporan dari Presiden Direktur PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo.

Baca juga: Jokowi Tegaskan Pemerintah Pakai Data Beras BPS, Bukan Kementan

"Normal kok. Laporannya ada 50.000 ton beras (premium)," kata Agung di Kementerian Pertanian, Selasa (30/10/2018).

Ia menegaskan, pasokan beras hingga akhir tahun di DKI Jakarta masih cukup. Banyaknya varietas beras premium ini dinilai karena faktor cuaca dan permintaan.

Ditambah lagi Bulog memiliki cadangan beras 1,5 juta ton yang tersebar di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia. Stok tersebut siap disalurkan bila dibutuhkan pemerintah baik untuk bencana alam maupun intervensi pasar guna menjaga stabilisasi harga.

"Stok beras cukup. Ini musim hujan maka penggilingan padi bisa melakukan penghilinggan lebih banyak. Jadi kalau di bilang kurang itu tidak benar. Kalau tidak ada permintaan, mereka enggak akan bikin beras premium. Ini juga didorong oleh konsumen," ungkapnya.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Stok beras premium mendominasi di Pasar Induk Cipinang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.