KILAS EKONOMI

Menteri Hanif Tegaskan Kenaikan UMP 2019 Untungkan Semua Pihak

Kompas.com - 03/11/2018, 17:32 WIB
Aktivitas pekerja PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten, Senin (20/08/2018). PT CPSI yang merupakan pabrik Switchgear Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) pertama di Indonesia. ANDREAS LUKAS ALTOBELIAktivitas pekerja PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) di Kawasan Industri Modern Cikande, Banten, Senin (20/08/2018). PT CPSI yang merupakan pabrik Switchgear Tegangan Tinggi (TT) dan Tegangan Ekstra Tinggi (TET) pertama di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan, kenaikan UMP pada 2019 memperhitungkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yaitu sebesar 8,03 persen. Angka itu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

“Kenaikan UMP berdasarkan PP 78 merupakan wujud upaya maksimal pemerintah dalam memberikan rasa win-win (solution) di antara semua pihak yaitu pekerja, pengusaha dan calon pekerja,” kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/11/2018).

Menurut dia, angka kenaikan UMP yang dapat diprediksi akan membuat pengusaha dan dunia usaha mudah menyusun rencana keuangan perusahaan.

“Sebab jika kenaikan upah tiba-tiba melejit tanpa terkontrol dengan baik, maka akan berdampak pada PHK dan sebagainya. Jadi ini win-win solution bagi dunia usaha,“ kata dia.

Baca juga: Menaker: UMP 2019 Naik 8, 03 Persen Tinggal Tunggu Keputusan Gubernur

Selain itu, kenaikan UMP 2019 juga menjadi win-win solution bagi para pekerja. Artinya, pekerja akan mengalami kenaikan upah signifikan karena penghitungan kenaikan upah berdasarkan angka pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi sebagai instrumen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Pekerja tak usah capai dan repot-repot, tak usah ribut, demo panas-panasan. Upahnya dijamin naik dan naiknya juga signifikan,“ katanya.

Ia pun menambahkan, kenaikan UMP 2019 juga mempertimbangkan calon tenaga kerja atau kelompok pencari kerja. 

Peluang kerja bagi para calon tenaga kerja tetap terbuka luas karena kenaikan upah tidak membebani pengusaha.

“Ini artinya kenaikan upah jangan sampai menghambat mereka yang sedang mencari kerja. Ini harus diperhatikan pemerintah,“ katanya.

Laporan kenaikan UMP 

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X