Pencarian Korban JT 610 Diperpanjang, Ini Kata Lion Air

Kompas.com - 05/11/2018, 07:37 WIB
Petugas Basarnas mengangkat kantong jenasah yang berisi serpihan dan barang dari penumpang pesawat pascakecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas Basarnas mengangkat kantong jenasah yang berisi serpihan dan barang dari penumpang pesawat pascakecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Operasi SAR gabungan pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 diperpanjang tiga hari mulai 5-7 November 2018.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya sudah mendengar keputusan perpanjangan operasi SAR gabungan pencarian korban tersebut.

"Dengan demikian, upaya pencarian korban di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan," ujarnya dalam siaran pers, Jakarta, Senin (5/11/2018).

"Kami senantiasa menghaturkan doa dan berharap yang terbaik selama proses SAR penerbangan JT-601 registrasi pesawat PK-LQP dapat segera dituntaskan," sambung dia.

Baca juga: Lion Air: Tiket Rp 100.000 Jakarta-Singapura, Harga Spesial

Hingga hari ke-6 operasi SAR, Lion Air melakukan pendampingan kepada keluarga di sejumlah posko di Cawang dan posko RS POLRI, Jakarta Timur.

Untuk memberikan dukungan moril, manajemen Lion Air juga berada di kedua posko tersebut dan di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Adapun hingga Minggu (4/11/2018) malam, RS POLRI Kramat Jati, Jakarta Timur telah menerima tambahan 34 kantong jenazah. Total kantong jenazah mencapai 138 kantong hingga operasi SAR hari ke-7.

Kepada keluarga, Lion Air memberikan uang santunan meninggal dunia sesuai PM 77 Tahun 2011 yaitu Rp 1,25 miliar.

Selain itu Lion Air juga memberikan uang di luar santunan Rp 80 Juta dengan rincian uang tunggu kepada keluarga Rp 5 Juta, uang kedukaan Rp 25 juta, dan uang ganti rugi bagasi Rp 50 juta.

Danang mengatakan, uang ganti rugi bagasi yang diberikan lebih besar dari ketentuan yang hanya Rp 4 juta.

Bila ditotal, uang yang diberikan kepada keluarga korban kecelakan pesawat Lion Air JT 610 sebesar Rp 1,33 miliar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X