Menhub Minta Lion Air Fasilitasi Keluarga Korban JT 610

Kompas.com - 05/11/2018, 12:48 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat memberikan keterangan pers penemuan Black box Lion Air JT 610 di Tanjung priuk JICT 2, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018). Black box ditemukan di lokasi berjarak 400 meter dari lokasi terakhir hilangnya Lion Air JT 610 dengan kedalaman 30 meter. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat memberikan keterangan pers penemuan Black box Lion Air JT 610 di Tanjung priuk JICT 2, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018). Black box ditemukan di lokasi berjarak 400 meter dari lokasi terakhir hilangnya Lion Air JT 610 dengan kedalaman 30 meter.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta Lion Air memfasilitasi kebutuhan para keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Hal tersebut dikatakan Budi saat konferensi pers proses evakuasi pesawat Lion Air JT 610 di Hotel Ibis, Cawang, Senin (5/11/2018).

"Saya minta Lion Air untuk melakukan pendampingan dan memfasilitasi kebutuhan keluarga korban. Tidak hanya Lion Air, seluruh stakeholder aviasi juga saya minta bantu keluarga korban," ujar Budi.

Budi juga meminta KNKT untuk menyampaikan hasil investigasi, khususnya kepada keluarga korban, secara berkala.

Baca juga: Tugu Insurance Siap Bayar Klaim Asuransi Rp 1,25 Miliar Korban Lion Air

"Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden sempat dua kali ke Priok. Dan dua kali saya dipanggil untuk melakukan rapat, Beliau berpesan agar proses daripada pencarian ini dilakukan all out dengan sungguh-sungguh, bahkan 24 jam," kata Budi.

Budi menambahkan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan KNKT agar proses investigasi kejadian ini berjalan secara maksimal.

Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Hingga Minggu (4/11/2018), Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramatjati telah berhasil mengidentifikasi 14 jenazah yang terdiri dari 3 penumpang perempuan dan 11 penumpang laki-laki.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X