Presdir Lion Air: Operasional Penerbangan Tak Terganggu Insiden Jatuhnya JT 610 - Kompas.com

Presdir Lion Air: Operasional Penerbangan Tak Terganggu Insiden Jatuhnya JT 610

Kompas.com - 05/11/2018, 14:42 WIB
Presdir Grup Lion Air Edward Sirait saat menggelar konferensi pers di di gedung Lion Air Operation Center, Jalan Marsekal Surya Darma No 44, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (29/10/2018).Kompas.com/Sherly Puspita Presdir Grup Lion Air Edward Sirait saat menggelar konferensi pers di di gedung Lion Air Operation Center, Jalan Marsekal Surya Darma No 44, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (29/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Direktur Lion Air, Edward Sirait memastikan bisnis penerbangan perusahaannya tetap berjalan normal pasca terjatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawamg, Jawa Barat.

"(Jadwal penerbangan) normal, saya pikir berjalan saja," ujar Edward di Hotel Ibis, Cawang, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Edward menambahkan, 10 pesawat berjenis Boeing 737 max 8 milik Lio Group juga telah mengikuti uji kelaikan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan.

Di lokasi yang sama, Managinh Director Lion Air, Daniel Putut Kuncoro menambahkan, 10 pesawat jenis Boeing 737 max 8 milik Lion Air telah lolos uji kelaikan Kemenhub.

"Sebagai mana disampaikan Menhub, bahwa hasil evaluasi atas 10 pesawat kami sudah berjalan dan hasilnya adalah laik terbang," kata Daniel.

Pesawat tersebut, lanjut Daniel, saat ini masih tetap beroperasi secara normal pasca jatuhnya pesawat JT 610.

"Tetap operasional, tetap berjalan terus, kita tetap harus melayani penumpang," ucap dia.

Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.

Pesawat itu mengangkut 181 penumpang dan 8 awak. Semua penumpang dan awak diduga tewas dalam kecelakaan itu.

Hingga Minggu (4/11/2018), Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramatjati telah berhasil mengidentifikasi 14 jenazah yang terdiri dari 3 penumpang perempuan dan 11 penumpang laki-laki.



Close Ads X