Lion Air "Pensiunkan" Nomor Penerbangan JT 610 - Kompas.com

Lion Air "Pensiunkan" Nomor Penerbangan JT 610

Kompas.com - 06/11/2018, 11:48 WIB
Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017).Facebook Lion Air Group Tradisi water salute menyambut kedatangan pesawat baru B737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jatuhnya Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 membuat duka mendalam tak hanya bagi keluarga penumpang, namun juga bagi maskapai berlambang singa terbang itu.

Lion Air pun memutuskan untuk "memensiunkan" nomor penerbangan JT 610 dari rute Jakarta-Pangkalpinang. Kini rute penerbangan itu memiliki nomor baru.

"Iya betul, sudah diganti nomor penerbangannya," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Danang mengungkapkan, kini nomor penerbangan Lion Air rute Bandara Soekarno-Hatta ke Pangkalpinang menjadi JT 216.

Baca juga: Lion Air Sudah Serahkan 27 Jenazah Korban JT 610 ke Pihak Keluarga

Nomor itu diberikan untuk keberangkatan pesawat pukul 06.10 WIB dan jadwal tiba pukul 07.20 WIB.

Sementara itu untuk rute sebaliknya yakni Pangkalpinang ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, nomor penerbangan yang digunakan yakni JT 217.

Pesawat Lion JT 217 memiliki jadwal keberangkatan yakni pukul 08.00 WIB, sedangkan jadwal tiba pukul 09.15 WIB.

Nomor penerbangan terdiri dari dua bagian yakni huruf kode maskapai dan nomor di belakangnya yang menunjukkan rute penerbangan dari satu kota ke kota lain.

Untuk Lion Air, kode maskapai yakni JT. Kode itu dua karakter itu diberikan oleh International Air Transport Association (IATA).

Sementara nomor dibelakang kode maskapai diberikan izin oleh Kementerian Perhubungan setelah sebelumnya diajukan oleh pihak maskapai.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018).

Pesawat itu jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Sedianya, pesawat itu mendarat di Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB.

Pesawat yang baru beroperasi pada 15 Agustus 2018 itu diketahui membawa 189 orang, yang terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 orang anak, 2 bayi, dan 8 awak pesawat.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X