AAJI Optimis Unit Link Bisa Tumbuh 13 Persen hingga Akhir Tahun 2018

Kompas.com - 07/11/2018, 08:00 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham THINKSTOCKSIlustrasi pergerakan harga saham

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebutkan bahwa sentimen negatif perang dagang AS-China maupun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang fluktatif tidak berpengaruh besar pada pertumbuhan industri asuransi jiwa, terutama unit link.

“Potensi asuransi jiwa terutama unit link sangat besar. Karena, belum sesensitif industri lain kalau asuransi jiwa,” ujar Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Togar bahkan menyebutkan, untuk pertumbuhan asuransi jiwa unit link hingga akhir tahun 2018 maupun tahun 2019 bisa double digit.

“Dibandingan dengan tahun lalu (unit link) bisa tumbuh 13 persen (tahun 2018), kalau tahun depan proyeksi 14 persen,” tutur dia.

Sementara untuk asuransi jiwa tradisonal mungkin tidak akan sebesar pertumbuhan unit link. Namun, Togar optimis masih bisa menyentuh 10 persen.

Alasan mengapa asuransi jiwa utamanya unit link tidak terpengaruh karena keinginan masyarakat Indonesia untuk berinvestasi tapi masih belum tahu bagaimana caranya. Akhirnya unit link pun jadi pilihan.

“Kami optimis unit link akan tetap laku. Karena masyarakat Indonesia suka berinvestasi cuman tidak tahu caranya, akhirnya (mereka) beli unit link,” tutur dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.