Perluas Pemasaran Emas, Antam Berencana Dirikan Toko Online

Kompas.com - 07/11/2018, 08:23 WIB
Emas 500 Gram, salah satu varian emas batangan yang dijual di butik emas ANTAM. Emas ini dipertontontonkan di pembukaan Butik Emas ANTAM di Balikpapan. KOMPAS.com/Dani JEmas 500 Gram, salah satu varian emas batangan yang dijual di butik emas ANTAM. Emas ini dipertontontonkan di pembukaan Butik Emas ANTAM di Balikpapan.

JAKARTA, KOMPAS.com - General Manager Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, Abdul Hadi Aviciena mengatakan, Antam berencana membuka penjualan secara online untuk memasarkan produk logam mulia. Selama ini, Antam hanya menjual di Butik Emas dan toko reseller secara offline.

"Nanti ada online sendiri juga kita develope. Jalur distribusi kita atur," ujar Abdul di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Antam baru saja menggandeng Orori, penjual perhiasan berbasis online melalui website dan aplikasi. Orori merupakan reseller pertama Antam yang menjual emas batangan perusahaan itu secara online. Abdul menargetkan toko online Antam bisa dibuka d akhir tahun ini.

"Kita mudah-mudahan tahun ini. Di akhir tahun ini kita juga bisa layani penjualan online," kata Abdul.

Ke depannya Antam juga akan menambah beberapa reseller baru, namun jumlahnya tak banyak. Sebab, Abdu mengakui ada seleksi ketat untuk menjadi reseller. Sejauh ini baru ada sembilan reseller yang bergabung.

"Kita akan lihat lagi reseller kemungkinan nambah tapi tidak banyak. Kita lihat juga area pemasarannya," kata Abdul.

Logam mulia termasuk tulang punggung Antam yang menopang 60-70 persen revenue. Oleh karena itu, diharapkan dengan pemasaran online, maka permintaan terhadap emas semakin tinggi. Apalagi saat ini masyarakat sudah melek internet.

"Dari database kita, makin banyak pembelian secara daring," kata Abdul.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X