Terlalu Berorientasi Gawai, Ini Risiko yang Membayangi Milenial

Kompas.com - 08/11/2018, 21:12 WIB
generasi milenial SHUTTERSTOCKgenerasi milenial

JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel pintar atau perangkat elektronik sejenisnya hampir tak pernah lepas dari keseharian manusia saat ini. Terutama generasi milenial yang sudah sangat melek dengan teknologi. Apalagi kecanggihan teknologi saat ini memudahkan manusia mengakses apapun dengan beberapa sentuhan di ponselnya.

Namun, tahukah jika kebiasaan lengket dengan gawai itu memiliki risiko besar seperti penyakit tak menular.

Penyakit tak menular yang dimaksud adalah struk, diabetes, hingga kolesterol yang paling banyak dipengaruhi faktor gaya hidup.

Saat ini, manusia dipermudah memesan makanan secara online, menonton film melalui gawai, sampai belanja pun tak perlu lagi berjalan keliling pusat perbelanjaan. Hal ini membuat manusia kurang gerak dan menumpuk penyakit di tubuh.

Baca juga: 68 Persen yang Datang ke Pegadaian Generasi Milenial

Pengamat gaya hidup Dwi Sutarjantono mengatakan, teknologi telah mengubah pola hidup dan tantangan yang dihadapi generasi saat ini yang bahkan tak ditemui pada generasi sebelumnya.

"DI dunia maya banyak aplikasi makanan sehat, tips-tips menjalani hidup sehat, senam sehat, semua ada. Tapi tidak semuanya memanfaatkan itu," kata Dwi di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dwi mengatakan, karakter generasi milenial cenderung senang dengan tantang, bekerja cepat dan ambisius. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut membawa mereka pada kondisi kelelahan secara fisik maupun mental. Belum lagi soal persaingan kerja yang semakin ketat dan permasalahan identitas yang kerap dialami seiring berkembangnya media sosial.

Masalah tersebut berpotensi mendorong mereka masuk dalam kategori Generasi O, yakni overworked  (terlalu banyak bekerja) dan overeating (terlalu banyak makan), yang mengakibatkan overwhelmed (kewalahan).

Dwi mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut, generasi tersebut cenderung memilih cara instan untuk menyelesaikan masalah.

"Misalnya dengan bekerja hingga larut, memakan makanan cepat saji, serta menyibukkan diri dengan gadget yang tanpa disadari oada akhirnya justru berakibat pada munculnya masalah baru yakni kesehatan," kata Dwi.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.