IHSG Diprediksi Bullish hingga Awal 2019, Ini Saham-saham yang Bisa Dilirik

Kompas.com - 09/11/2018, 06:30 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang akhir tahun dianggap sebagai momentum bagi untuk mencari cuan di pasar saham.

Mengutip Kontan.co.id Jumat (9/11/2018), analis BCA Sekuritas Achmad Yaki menuturkan terdapat beberapa sektor yang sahamnya menarik untuk dilirik dan memiliki prospek positif hingga awal 2019 mendatang.

"Sampai akhir 2018, IHSG kami perkirakan bisa mencapai level 6.500 dan melanjutkan bullish di awal 2019," kata Achmad, Kamis (8/11/2018).

Menurutnya, ada banyak sentimen yang masih cukup kuat mendorong IHSG mencapai level 6.500 di akhir tahun. Diantaranya seperti perbaikan harga komoditas tinggi, kinerja bank masih bertumbuh, begitu juga dengan sektor konsumsi yang berpotensi pickup dan nilai tukar rupiah yang terus menguat.

Beberapa sektor sudah bisa dilirik investor seperti sektor konsumsi, perbankan dan konstruksi. Tak sembarang rekomendasikan, Achmad menilai secara historikal sektor konstruksi kerap mengalami rebound di kuartal III 2018, hingga akhir tahun.

Selanjutnya, sektor perbankan selalu menjadi leader semua sektor, sebelum akhirnya sektor lain mengalami penguatan. Sedangkan untuk sektor konsumsi, diyakini masih akan terus menguat dengan sentimen perayaan Natal dan tahun baru di mana konsumsi masyarakat bakal meningkat.

Adapun rekomendasi saham dari BCA Sekuritas yakni ADHI, PTPP, WSKT, WIKA, BBNI, BMRI, BBCA, BBRI, ICBP dan UNVR. Adapun saham yang menarik untuk ditransaksikan di antaranya sektor retail seperti saham LPPF dan juga sektor poultry.

"Untuk sektor agrikultur, sebaiknya dihindari karena supply yang tinggi, sementara demand turun. Otomatis, harga CPO akan turun, begitu juga dengan sahamnya," tandasnya. (Intan Nirmala Sari)

 

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: IHSG akan bullish sampai awal 2019, ini saham-saham yang bisa dilirik



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Survei: Ada Pandemi, 24 Persen Pekerja Swasta Beralih Jadi Mitra GoFood

Whats New
Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Penasaran Berapa Kekayaan Ketua DPR Puan Maharani?

Whats New
Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X