Produsen Pesawat Bombardier PHK 5.000 Karyawan - Kompas.com

Produsen Pesawat Bombardier PHK 5.000 Karyawan

Kompas.com - 09/11/2018, 15:32 WIB
Keluarga Bombardier CSeries.Bombardier Keluarga Bombardier CSeries.

Bombardier workers face uncertainty after the Canadian aerospace giant announced 5,000 job cuts around the world.

The struggling plane and train manufacturer said more than half of the cuts, to be made over the next 12-18 months, would be made in Canada.

MONTREAL, KOMPAS.com - Pabrikan pesawat dan kereta api asal Kanada, Bombardier, menyatakan bakal melakukan restrukturisasi bisnis dengan mengurangi jumlah karyawan. Jumlah karyawan yang dirumahkan dikabarkan mencapai 5.000 orang.

Dikutip dari BBC, Jumat (9/11/2018), saat ini Bombardier memiliki 70.000 orang karyawan di seluruh dunia. Bombardier memiliki fasilitas produksi dan enjiniring di 28 negara.

Perusahaan tersebut mengestimasi, pemangkasan 7 persen dari total tenaga kerjanya di seluruh dunia akan menghemat sekitar 250 juta dollar AS. Pemangkasan tersebut utamanya dilakukan di divisi dirgantara dan beberapa dari divisi kereta api.

Bombardier menyatakan, 2.500 pekerja di pabrik di provinsi Quebec, Kanada akan dirumahkan dan 500 pekerja dari provinsi Ontario.

Namun demikian, juru bicara Bombardier menyatakan pihaknya belum memiliki rincian mengenai pemangkasan jumlah karyawan tersebut.

Pengumuman tersebut dirilis setelah Bombardier melaporkan kinerja keuangan kuartal III 2018. Laba sebelum pajak naik dua kali lipat menjadi 267 juta dollar AS dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Akan tetapi, penjualan turun 5 persen menjadi 3,6 miliar dollar AS. Sementara itu, pendapatan diekspektasikan melonjak 10 persen menjadi setidaknya 18 miliar dollar AS di tahun berikutnya.

Bombardier juga menjual dua dari bisnis non-intinya, yakni pesawat Q Series dengan harga 900 juta dollar AS dan merek dagang de Havilland seharga 300 juta dollar AS.



Close Ads X