Pesta Diskon 11.11, YLKI Imbau Masyarakat Bijaksana dalam Belanja

Kompas.com - 11/11/2018, 14:05 WIB
Ilustrasi belanja gawai HASLOOIlustrasi belanja gawai

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sularsih mengatakan, walaupun banyak barang-barang ditawarkan murah meriah dalam gelaran diskon utamanya dalam pesta belanja online 11.11 yang tengah berlangsung, konsumen harus tetap bijaksana dan hati-hati dalam berbelanja.

"Walaupun banyak diskon, konsumen atau pembeli tidak boleh terlalu tergiur," ujar Sularsih ketika dihubungi Kompas.com, Sabtu (10/11/2018).

Dia mengimbau agar masyarakat bisa dengan hati-hati, jeli dan teliti membeli barang yang diinginkannya. Jangan hanya karena iming-iming harga murah tapi hasilnya malah mengecewakan.

"Diskon-diskon yang seperti itu pastikan, ketika membeli mesti waspada dengan kualitas barangnya. Kita harus melihat spesifikasinya benar-benar," jelas Sularsih.

Baca juga: Ini Perbandingan Promo E-Commerce pada Festival Belanja Online 11.11

Pasalnya, dalam situs penjualan baik e-commerce maupun marketplace konsumen tidak bisa melihat langsung barang yang diinginkan. Etalase hanya berupa foto dan penjelasan mengenai barang tersebut. Sularsi juga mengatakan, penting bagi konsumen memastikan tempat pembelian barangnya.

"Penjualan ada yang (melalui) marketplace dan e-commerce. Kalau yang marketplace ini mereka hanya menyediakan etalase, itu yang harus lebih berhati-hati karena ada merchant (pedagang) yang kadang memberikan informasi yang kurang baik," papar dia.

Berkaca pada gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun 2017 yang jatuh pada bulan Desember, YLKI menerima 33 aduan soal pesta belanja ini. Dari 33 aduan tersebut, paling banyak adalah barang tidak sampai kepada konsumen, yakni 17 keluhan.

"Permasalahan terbanyak adalah barang tidak dikirim," ujar Sularsih.

Dari data YLKI, selain 17 keluhan soal barang tidak dikirim, ada pula 6 keluhan tentang sistem yang merugikan, 5 keluhan karena refund alias pengembalian uang tidak diproses, 4 keluhan karena barang tidak sesuai, dan 1 keluhan karena dugaan akun diretas.

Baca juga: Ini Daftar E-Commerce yang Semarakkan Pesta Diskon 11.11

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Mengenal Status Tenaga Honorer yang Akan Dihapus mulai 2023

Whats New
IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

IHSG Turun ke Level 6.655,16, Saham-saham Bank Kecil Melemah

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.