Kompas.com - 13/11/2018, 14:31 WIB
Demi tampil cantik dan modis di hari lebaran nasabah tebus perhiasan emas di pegadaian KOMPAS.ComDemi tampil cantik dan modis di hari lebaran nasabah tebus perhiasan emas di pegadaian

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pegadaian (Persero) berencana untuk melantai di bursa efek alias initial public offering (IPO) pada tahun 2020. Kini Pegadaian tengah mempersiapkan aksi korporasi tersebut termasuk menunggu restu dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Direktur Keuangan dan Perencanaan Startegi Pegadaian Ninis Kesuma Adriani mengaku telah berkoordinasi secara informal dengan Kementerian BUMN untuk membicarakan rencana tersebut, sambil menyiapkan transformasi Pegadaian.

"Persiapan yang kami lakukan dengan menjalankan transformasi untuk menjadikan Pegadaian sebagai perusahaan keuangan bernilai tinggi dan agen inklusi keuangan melalui penerapan strategi-strategi perusahaan," kata Ninis kepada Kontan.co.id, Senin (12/11/2018).

Di samping itu, Pegadaian telah menggunakan Kantor Akuntan Publik (KAP) dalam melakukan audit laporan keuangan pada tahun 2018. Dengan begitu kualitas laporan keuangan Pegadaian meningkat dan sesuai standar internasional.

Baca juga: Dirut Pegadaian Optimistis Target Laba Rp 2,7 Triliun Tercapai

Alasan Pegadaian menjadi perusahaan terbuka bukan hanya soal mencari pendanaan baru, tetapi juga bisa menerapkan manajemen perusahaan yang lebih profesional dan transparan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, Direktur Utama Pegadaian Sunarso juga mengatakan hal serupa. Pegadaian tengah berbenah untuk bisa melakukan IPO pada 2020, melakukan transformasi perusahaan, menyiapkan tim organisasi dan manajemen proyek agar memiliki sumber daya manusia (SDM) dan sistem yang kuat.

"Selanjutnya masuk ke tahap design dan deliver, sehingga dapat melantai di bursa pada 2020," kata dia.

Untuk mencapai transformasi itu, strategi yang sudah disiapkan Pegadaian dikenal dengan nama G5star, terdiri dari Grow Core, Grab New Business Opportunity, Grooming Talent, Generation Ztechnology atau the latest technology.

Grow Core adalah menumbuhkan bisnis yang ada sekarang, kemudian menangkap peluang baru atau Grab New, serta mengembangkan talent internal (Groom Talent). Selain itu menciptakan teknologi bagai generasi terkini alias Gen-Z serta membangun budaya yang kuat (Great Culture).

 Baca juga: Akhir 2018, Pegadaian Targetkan Omzet Rp 130 Triliun

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tahun 2020, Pegadaian akan melantai di bursa

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.