AwanTunai Dapat Suntikan Pendanaan Seri A Senilai 4,3 Juta Dollar AS

Kompas.com - 13/11/2018, 15:19 WIB
Ilustrasi fintech www.thinkstockphotos.comIlustrasi fintech

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform solusi pembiayaan digital untuk pedagang mikro, AwanTunai
mendapat pendanaan Seri A sebesar 4,3 juta dollar AS atau setara dengan Rp 63 miliar.

AwanTunai merupakan startup program Inkubator Paypal Singapura untuk mendigitalisasi UMKM di Indonesia. Pendanaan tersebut dipimpin oleh Insignia Venture Partners dari Singapura dan AMTD Group Hong Kong, dengan partisipasi beberapa modal ventura seperti Global Brains, Fenox Venture Capital dan afiliasi lainnya.

Managing Partner Insignia Ventures Partners, Young Global Leader of World Economic Forum Yinglan Tan meyakini bahwa masa depan layanan keuangan ada di tangan layanan perbankan digital.

"Investasi kami di AwanTunai adalah salah bentuk dukungan kami untuk menjadi penyedia layanan perbankan yang ada serta mengadopsi teknologi yang diperlukan untuk mendistribusikan produk perbankan digital," ujar Tan dalam keterangan tertulis, Selasa (13/11/2018).

Sementara itu, Chairman of AMTD Group, Young Global Leader of the World Economic Forum, Calvin Choi mengaku terkesam dengan potensi yang signifikan di ASEAN sehingga memilih investasi di sana.

Dengan berinvestasi ke AwanTunai, kata Choi, mereka mendapatkan wawasan baru tentang Indonesia, sebuah pasar terbesar ASEAN secara ekonomi dan populasi sekaligus satu-satunya anggota G20.

"Kami berharap dapat melebarkan rekam jejak kita di Indonesia serta di wilayah sekitarnya dan dapat menjalin kerjasama yang memberikan dampak signifikan dengan AwanTunai di bidang solusi keuangan digital termasuk ke depannya insurtech dan wealthtech," kata Choi.

AwanTunai menyediakan solusi pembiayaan yang holistik untuk merchant mikro. Startup tersebut menyalurkan modal kerja untuk toko kelontong, bengkel sepeda motor, pengecer toko elektronik, apotek, dan pedagang mikro lainnya yang melayani kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

AwanTunai merupakan salah satu platform fintech yang menawarkan biaya yang relatif rendah untuk pasar yang belum terjangkau oleh perbankan.

CEO AwanTunai Dino mengatakan, misi AwanTunai adalah memfasilitasi perbankan dan perusahaan multifinance yang memiliki suku bunga rendah dan menyalurkannya kepada masyarakat yang belum tersentuh bank melalui platform AwanTunai.

AwanTunai menyadari bahwa keberadaan Fintech untuk membantu lembaga keuangan melakukan distribusi yang lebih luas sekaligus menurunkan biaya akuisisi ke pasar yang belum terlayani.

"Harapan kami, AwanTunai dapat menjadi katalis untuk perbankan sehingga dapat menyediakan akses layanan kredit berkualitas tinggi yang terjangkau ke seluruh lapisan masyarakat," kata Dino.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Resesi Atau Tidak Resesi, RI Harus Contoh China...

Whats New
KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

KAI Tambah 5 Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Simak Jadwalnya

Whats New
Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Ajak Mahasiswa Jadi Pengusaha, Sandiaga Uno: Kunci Suksesnya Itu Dimulai dari Minat

Smartpreneur
[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

[POPULER MONEY] Perusahaan Hary Tanoe Laporkan Perusahaan Korea | Kelanjutan Sengketa Warisan Pendiri Sinar Mas

Whats New
Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Cabut Gugatan soal Warisan Pendiri Sinar Mas, Ini Permintaan Freddy Wijaya

Whats New
PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

PLN : Sudah 100.000 Pelanggan Tambah Daya Listrik Seharga Rp 170.845

Whats New
Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Jadi Sumber Polemik Riau dan Sumbar, Apa Itu Pajak Air Permukaan?

Whats New
Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Di Tengah Pandemi, Pendapatan Emiten Pelayaran Meningkat

Whats New
Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Ahok: Saya Digaji untuk Menyelamatkan Uang Pertamina

Whats New
LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

LPEI: Peran Penjamin Kredit Penting untuk Pemulihan Ekonomi

Whats New
Sri Mulyani:  Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Sri Mulyani: Bantuan Sosial Telah Mencapai Lebih dari Rp 203 triliun

Rilis
Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Menkop Teten Minta Jajarannya Berhati-hati dalam Jalankan Program PEN

Rilis
BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

BTN Restrukturisasi Kredit Rp 36,4 Triliun hingga Akhir Juni 2020

Whats New
Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Ini yang Terjadi pada Reksa Dana saat Indeks LQ45 dan IDX30 Dievaluasi

Spend Smart
Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Bank BJB Kucurkan Kredit untuk BPR Kredit Mandiri Indonesia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X