Belum Dapat Investor Baru, Kondisi Keuangan Jiwasraya Tidak Berubah

Kompas.com - 14/11/2018, 07:30 WIB
Ilustrasi Jiwasraya KONTAN/Cheppy A. MuchlisIlustrasi Jiwasraya

JAKARTA, KOMPAS.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencium masalah likuiditas yang menerpa PT Asuransi Jiwasraya sejak awal tahun ini. Bahkan regulator sudah memanggil perusahaan pelat merah ini sampai tiga kali.

Kondisi itu membuat OJK berhati-hati ambil sikap dan tidak langsung mengumumkannya ke publik, karena Jiwasraya adalah bagian perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Deputi Komisioner Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Moch Ihsanuddin mengatakan apabila tersebar ke publik akan meresahkan masyarakat dan industri asuransi.

“Awalnya kami tidak mengumumkan ke publik karena berbahaya akan membuat industri bisa bubar dan kami seakan menunjukkan kebobrokan perusahaan asuransi tersebut,” kata Ichsanuddin di Jakarta, Selasa (13/11).

Sampai saat ini, Ihsanuddin menyebut kondisi keuangan Jiwasraya masih sama seperti awal tahun karena belum ada investor baru yang masuk untuk memberikan pendanaan. Disamping itu, pihaknya akan menerima laporan audit perusahaan pada tanggal 31 Desember 2018 atau 30 April 2019.

“Kondisi keuangan perusahaan masih sama. Sedangkan laporan audit Jiwasraya masih menunggu waktunya,” ungkapnya.

Jiwasraya menghadapi tekanan likuiditas sehingga perusahaan menunda pembayaran polis jatuh tempo yang dipasarkan melalui kanal bank atau bancassurance sebesar Rp 802 miliar. Untuk bertanggung jawab, Jiwasraya lebih dulu membayarkan bunga jatuh tempo Rp 96,58 miliar kepada 1.286 polis asuransi JS Proteksi Plan.

Menyusul kondisi Jiwasraya yang tengah menghadapi tekanan likuiditas, Kementerian BUMN kemudian melakukan audit investigasi dan audit customer base. Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementrian BUMN Gatot Trihargo mengatakan bahwa Menteri BUMN Rini Soemarno telah berkoordinasi langsung dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Kementerian BUMN selaku pemegang saham berkomitmen untuk tetap menjaga keberlangsung usaha dan menjaga kesehatan Jiwasraya,” ungkapnya.

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: OJK: Belum ada investor baru, kondisi keuangan Jiwasraya masih sama

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X