Awal 2019, Frekuensi Perjalanan KRL Maja-Rangkasbitung Bertambah

Kompas.com - 20/11/2018, 11:33 WIB
Stasiun akhir Rangkasbitung terlihat dipenuhi oleh penumpang dari kereta commuter line yang berangkat dari stasiun awal Tanah Abang, Minggu (23/7/2017). Dimas WahyuStasiun akhir Rangkasbitung terlihat dipenuhi oleh penumpang dari kereta commuter line yang berangkat dari stasiun awal Tanah Abang, Minggu (23/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembangunan jalur ganda (double track) antara Stasiun Maja-Stasiun Rangkasbitung terus digenjot. Pemerintah menargetkan proyek itu akan rampung pada awal 2019 mendatang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, rampungnya proyek pembangunan double track itu akan meningkatkan frekuensi perjalanan maupun kapasitas angkut KRL.

“Double track ini membawa manfaat yakni meningkatnya kapasitas dan perjalanan KRL menjadi 2 kali lipat dari 32 perjalanan menjadi sampai 64 pejalanan PP (pulang pergi),” ujar Budi dalam siaran pers, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Baca juga: Jalur Ganda KRL Maja-Rangkasbitung Diresmikan Akhir November

Budi mengatakan, KRL sangat diandalkan untuk melayani konektivitas di daerah Rangkasbitung dengan wilayah perkotaan, khususnya Jakarta.

Oleh karena itu, peningkatan frekuensi dan kapasitas KRL yang akan naik dua kali lipat pasca rambutnya double track diharapkan memenuhi kebutuhan konektivitas masyarakat Rangkasbitung.

“Kita lakukan ini karena memang banyak sekali masyarakat dari Rangkasbitung yang ingin dilayani menggunakan KRL,” kata Menhub.

Pembangunan jalur ganda Maja - Rangkasbitung sepanjang 17,2 km menghabiskan anggaran Rp 309,7 miliar dengan anggaran multiyears. Adapun waktu pengerjaan selama 16 bulan.

Baca juga: Rute KRL Diusulkan Diperpanjang Sampai Karawang

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) Wiwik Widayanti mengatakan, seiring pembangunan jamur ganda Maja-Rangkasbitung, ada berbagai hal yang harus diperbaiki.

Di antaranya adalah ada beberapa stasiun yang belum bisa melayani 12 gerbong kereta di lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Stasiun tersebut yakni Kebayoran, Serpong, Cisauk, Tenjo, dan Rangkasbitung.

Selain itu, perlu dilakukan pengembangan Stasiun Tanah Abang untuk meningkatkan kapasitas jalur KA.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X