Sandiaga Uno: Sangat Memungkinkan Bisa Ada 10 Unicorn dalam 3 Tahun ke Depan

Kompas.com - 21/11/2018, 19:39 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sata menjadi pembicara dalam Indonesia Economic Forum 2018 di Jakarta, Rabu (21/11/2018).Ambaranie Nadia Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno sata menjadi pembicara dalam Indonesia Economic Forum 2018 di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendorong tumbuhnya lapangan pekerjaan baru melalui startup yang saat ini tengah menjamur. Dia pun memproyeksi akan muncul unicorn-unicorn baru.

"Jika mendapat perhatian cukup dari pemerintah, sangat memungkinkan bisa menghasilkan 10 unicorn dalam tiga tahun ke depan," ujar Sandiaga di acara Indonesia Economic Forum 2018 di Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Sandiaga mengatakan, Indonesia memiliki ekosistem digital yang menjadi peluang untuk menciptakan entrepreneur baru. Namun, hal tersebut perlu ditunjang pemerintah dengan menerbitkan regulasi yang menguntungkan bagi perusahaan startup untuk menjadi unicorn.

Dengan demikian, kata Sandiaga, bukan tak mungkin dalam 5 tahun ke depan unicorn di Indonesia bisa tumbuh menjadi 50 bahkan lebih. Semakin banyak startup, maka akan menjadi solusi salah satu masalah Indonesia saat ini yaitu ketersediaan lapangan pekerjaan.

Baca juga: Kuartal III 2018, China Lahirkan 34 Perusahaan Unicorn

"Satu startup bisa membuka lapangan kerja 3-4 orang. Kalau punya 10.000 startup yang fokus di beberapa solusi yang dibutuhkan ekonomi kita, bisa rasio suksesnya menghadirkan 30 unicorn yang kita ingin tembus atau 10 dalam 3 tahun," kata Sandiaga.

Sayangnya kata Sandiaga, peran pemerintah saat ini masih minim dalam mendukung startup untuk berkembang. Ia mencontohkan regulasi untuk ojek online yang belum rampung hingga kini.

"Regulasi saat ini masih banyak PR dan saya lihat dari segi perizinan perlu dipermudah," kata Sandiaga.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X