Masukan Jemaah Haji: dari Petugas hingga Bumbu Instan

Kompas.com - 22/11/2018, 22:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik selain mengukur indikator kepuasan jemaah haji Indonesia, juga menampung masukan untuk perbaikan layanan ke depan. BPS menyampaikan sejumlah catatan yang dihimpun dari jemaah haji Indonesia kepada pemerintah melalui Kementerian Agama.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, masukan yang disampaikan berkaitan dengan fasilitas hotel, akomodasi, katering, pelayanan petugas, hingga kesehatan.

Pertama, soal pelayanan hotel, sekitar 90 persen jemaah di Mekkah dan sekitar 77 persen jemaah di Madinah menilai baik terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas hotel. Lebih dari 65 persen jemaah merasakan bahwa kondisi bangunan, penyediaan air minum, serta penyediaan perlengkapan kamar tidur telah terpenuhi dengan baik.

Namun, hampir separuh jemaah merasakan terlalu lama mengantri di lift, tidak menemui tempat untuk makan atau mendapati tempat makan yang kurang layak, serta tidak mendapatkan penggantian perlengkapan kamar tidur secara berkala.

Baca juga: BPS: Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia Naik

Mayoritas jemaah berpendapat, idealnya 1 kamar hanya dihuni oleh 3-4 orang saja.

"Petugas kebersihan dan keamanan hotel dirasakan oleh sebagian besar jemaah akan keberadaan dan fungsinya. Kekurangan yang ditemukan minor," kata Suhariyanto di kantor BPS, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Selain itu, soal jarak dan akses ke Masjidil Haram. Sekitar 25 persen jemaah merasakan hotel tempatnya menginap jauh dari Masjidil Haram, namun merasakan kemudahan dalam hal akses ke sana.

Sebanyak 71 persen responden merasakan kemudahan dalam hal transportasi ke Masjidil Haram. Hanya 3,1 persen jemaah yang merasakan sulit dalam hal akses ke Masjidil Haram.

"Kuncinya pada transportasi bus shalawat. Bus shalawat sudah bagus. Yang jaraknya sedang juga mudah kok transportasinya," kata Suhariyanto.

Ke depannya, masukan yang disampaikan jemaah yakni perlu adanya hotel cadangan di Madinah, agar jemaah tidak menunggu lama di lobi hotel ketika waktu check-in belum masuk. Selain itu, perlu ada petugas haji yang stand by di hotel di Madinah dan juga sistem kontrak full season di semua hotel Madinah.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.