Tata Kelola Perusahaan BTN Masuk 50 Besar Terbaik ASEAN

Kompas.com - 25/11/2018, 17:13 WIB
Peringatan HUT KPR BTN di Bandung, Sabtu (24/11/2018). Dok. BTNPeringatan HUT KPR BTN di Bandung, Sabtu (24/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tata kelola perusahaan ( good corporate governance/GCG) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk masuk dalam 50 besar terbaik di ASEAN. Perseroan pun diganjar dua penghargaan dari Forum Pasar Modal ASEAN (ACMF)

BTN dianggap memiliki kinerja bisnis yang positif dan mengutamakan GCG. Selain itu BTN juga masuk ke dalam Top 3 public listed companies di Indonesia.

"Dua penghargaan itu diterima BTN dalam ASEAN Corporate Governance Award (ACGA) yang diselenggarakan oleh ACMF di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu 21 November lalu," ujar Maryono  dalam pernyataannya pada acara HUT KPR BTN ke-42, Minggu (25/11/2018).

Maryono menjelaskan, penghargaan itu merupakan apresiasi dalam tataran internasional. Menurut dia, predikat tersebut diraih BTN karena perseroan dinilai telah memenuhi kriteria sebagai perusahaan terbuka yang telah menjalankan GCG sesuai dengan standar scorecard di ASEAN.

“Kami menerima dengan bangga penghargaan ini sebagai sebuah apresiasi negara-negara ASEAN kepada BTN. Sekaligus ini menjadi momen bagi internal BTN untuk lebih baik dalam penerapan GCG, karena ini akan menjadi benchmark di dalam negeri,” jelas Maryono.

Maryono mengungkapkan, melalui penghargaan tersebut, BTN dinilai telah berhasil dalam menerapkan berbagai parameter ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang sudah diterapkan di perusahaan-perusahaan besar di ASEAN.

BTN pun berhasil menerima penghargaan Top 3 public listed companies mewakili bank buku III di Indonesia sebagai bank terbuka yang sudah menjalankan GCG dengan baik. 

“Ini sangat luar biasa dan kami tambah bersemangat untuk memacu kineja sehingga seluruh bisnis di Bank BTN nanti dapat dilaksanakan secara GCG,” tambah Maryono.

Tercatat beberapa perusahaan besar di ASEAN yang telah melakukan standarisasi dalam penerapan ACGS antara lain DBS Group Holdings dan Oversea-Chinese Banking Corporation (Singapura), Kasikornbank dan The Siam Commercial Bank (Thailand), Malayan Banking dan CIMB Group Holdings (Malaysia), BDO Unibank dan East West Banking (Filipina).

Tujuan dilakukannya ACGS adalah untuk meningkatkan standar-standar dan praktik-praktik tata kelola korporasi dari perusahaan-perusahaan terbuka di ASEAN, memperbesar kelayakan global bagi perusahaan-perusahaan terbuka ASEAN dengan tata kelola korporasi yang baik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X