Merpati akan Terbang Gunakan Pesawat Rusia, Ini Kata Menhub

Kompas.com - 27/11/2018, 13:04 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/11/2018). MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.com Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu (18/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan, manajemen Merpati Nusantara Airlines (MNA) harus mengikuti aturan yang berlaku termasuk penggunaan pesawat buatan Rusia.

Hal itu disampaikan Menhub, seiring dengan rencana maskapai penerbangan nasional tersebut akan kembali beroperasi awal 2019 mendatang.

"Nanti kita lihat, kan kita punya regulasi. Harus sesuai dengan regulasi kita (Indonesia) ya," kata Budi di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Beberapa waktu lalu, Budi menuturkan dirinya tidak tak berani menjamin maskapai Merpati Airlines dapat beroperasi 2019. Namun pada dasarnya ia menyambut baik rencana manajemen Merpati Nusantara Airline untuk segera "mengudara" lagi.

Baca juga: Merpati Mau Terbang Lagi, Ini Syarat dan Tahapannya

Seperti diberitakan, Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Asep Ekanugraha, berencana akan menggunakan pesawat produksi Rusia saat pihaknya bisa kembali terbang. Menurut dia, Merpati tidak akan menggunakan pesawat buatan Boeing dan Airbus saat .

"Pesawat yang kita gunakan adalah buatan Rusia, dan bukan yang pernah kecelakaan di Gunung Salak," kata Asep di Jakarta, Senin (12/11/2018).

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Merpati Airlines Batal Pailit

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X