China Berjanji Akan Membuka Ekonominya untuk Asing - Kompas.com

China Berjanji Akan Membuka Ekonominya untuk Asing

Kompas.com - 28/11/2018, 11:32 WIB
Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018.AFP / NICOLAS ASFOURI Presiden China Xi Jinping saat menyampaikan pidato di hadapan Kongres Rakyat Nasional di Beijing, 20 Maret 2018.

HAMBURG, KOMPAS.com - Perdana Menteri China Liu He berjanji untuk membuka perekonomian China serta mengkritik perang dagang sebagai kontraproduktif ketika mengisi sebuah konferensi di Hamburg.

Sementara, dikuip dari Bloomberg, Presiden Xi Jinping pekan ini akan melalukan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump pada KTT G20 di Buenos Aires.

Liu He pun membandingkan antara perdagangan bebas antara China dan Eropa dengan sikap yang diambil Trump yang menyatakan mungkin akan kembali meningkatkan tarif pada 200 miliar dollar AS produk China.

Dalam sambutannya, Liu He mengatakan, proteksionisme dan berbagai kebijakan perdagangan yang dilakukan secara sepihak hanya akan semakin meningkatkan ketidakpastian pada kodisi ekonomi. Selain itu dia juga menyatakan dengan menaikkan tarif atau bea impor akan membawa perekonomian kepada kondisi resesi.

"Tidak ada yang pernah muncul sebagai pemenang dari perang dagang," ujar dia.

Adapun Presiden Trump dan Presiden Xi JInping berencana untuk bertemu di KTT G-20 di Buenos Aires setelah perang dagang di antara kedua negara ekonomi raksasa tersebut berlangsung hampir selama satu tahun.

Trump dalam salah satu wawancaranya dengan Wall Street Journal mengatakan, dirinya berencana untuk kembali menerapkan tarif final untuk 267 dollar AS produk China jika dirinya dan Xi Jinping gagal mencapai kesepakatan.

Liu He juga mengatakan, China akan melakukan langkah lebih lanjut untuk meningkatkan akses masuk untuk perusahaan asing secepat dan sedini mungkin. Dia juga menyatakan, China akan mempercepat reformasi perusahaan-perusahaan yang dikelola negara.



Close Ads X