Rekayasa Industri dan Wilmar Group Kerja Sama Ekspansi Multiproyek

Kompas.com - 28/11/2018, 15:12 WIB
Logo PT Rekayasa Industri (Rekind). Rekind berdiri pada 12 Agustus 1981 sebagai perusahaan perekayasaan, pengadaan, dan konstruksi (EPC) milik negara.  PrimusLogo PT Rekayasa Industri (Rekind). Rekind berdiri pada 12 Agustus 1981 sebagai perusahaan perekayasaan, pengadaan, dan konstruksi (EPC) milik negara.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Rekayasa Industri (Rekind), salah satu anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang penyedia jasa EPCC (Engineering, Procurement, Construction, Commisioning) menyepakati kerja sama dengan Wilmar Group Indonesia. Kerja sama ini terkait pengembangan Wilmar Multi Expansion Projects.

Dalam kerja sama ini, Rekind membantu penyusunan jasa teknis dan persiapan pelaksanaan jasa pembuatan Front End Engineering Design (FEED) dan eksekusi proyek yang termasuk di dalamnya engineering dan project management Wilmar Multi Expansion Projects.

"Pengembangan FEED dan Kontraktor jasa Engineering untuk Wilmar Multi Expansion Projects merupakan prestasi yang diperoleh Rekind. Rekind bisa menambah daftar pengalaman pada proyek Oleochemical berbasis Pangan/Food Grade dan meningkatkan prestasi dalam pengembangan energi nabati, dalam hal ini biodiesel project," ujar Direktur Utama Rekind Yanuar Budinorman dalam pernyataannya, Rabu (28/11/2018).

Melalui proyek ini Rekind dituntut untuk memiliki standar kerja tinggi namun juga mampu menyuguhkan ide-ide inovasi di bidang engineering  serta mampu memanfaatkan dengan baik seluruh potensi  sumber daya yang ada.

“Dengan demikian  dapat memberikan nilai tambah bagi proyek, pemerintah, industri dan masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan yang nantinya akan merasakan manfaat dari produk yang dihasilkan,” imbuh Yanuar.

Beberapa proyek di bidang agribisnis pun pernah diselesaikan Rekind, di antaranya Pabrik Minyak Sawit Rimba Belian dan Long Kali, Pabrik Derivat Gondorukem & Terpentin dan Biodiesel Wilmar.

Wilmar Group Indonesia  merupakan salah satu perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang agribisnis dan industri terkait serta penghasil biodiesel terbesar di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin, Dogecoin, dan Ethereum Masih Lesu, Cek Harga Kripto Hari Ini

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

Tips Aman Berinvestasi Bitcoin di Platform Exchange

BrandzView
Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Beda Gaya Berpakaian Elon Musk Temui Jokowi, Luhut, dan PM India

Whats New
IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Bakal Menguat Hari Ini, Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Petani Sawit Bakal Geruduk Istana dan Kantor Airlangga, Ini Tuntutannya

Whats New
Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Jadwal Baru KA Pangrango Bogor-Sukabumi Mulai Hari Ini

Whats New
Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Wall Street Mayoritas Merah, Saham Twitter dan Tesla Rontok

Whats New
Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Perkembangan UMKM Sektor Jasa Konstruksi di Masa Pandemi

Whats New
Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Mengenal Tabungan Emas, Produk Pegadaian yang Digugat Rp 322,5 Miliar

Whats New
7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

7 Paket Pembangunan Jalan di Borobudur Senilai Rp 357 Miliar Selesai

Rilis
[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

[POPULER MONEY] Pegadaian Digugat Rp 322 Miliar Gara-gara Tabungan Emas | Petani Sawit Bakal Geruduk Kantor Airlangga hingga Istana Negara

Whats New
Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Soal Rencana Kenaikan Harga Pertalite hingga Tarif Listrik, Ini Kata Ekonom

Whats New
Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Apakah Indonesia Mendapat Ganti Rugi dari Jepang yang Pernah Menjajah?

Whats New
Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Apa yang Dimaksud dengan Ekspor dan Impor?

Earn Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.