Permudah UMKM Kirim Barang, Grab Luncurkan GrabExpress Car

Kompas.com - 28/11/2018, 16:18 WIB
Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dan Marketing Director Mediko Azwar di Kantor Grab, Lippo Kuningan, Senin (8/10/2018). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARManaging Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata dan Marketing Director Mediko Azwar di Kantor Grab, Lippo Kuningan, Senin (8/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab Indonesia meluncurkan fitur baru dalam layanan GrabExpress Car untuk fasilitas pengantaran barang.

Layanan GrabExpress sebenarnya sudah lama diluncurkan, namun biasanya mitra yang menjadi kurir menggunakan motor untuk pengantaran. Namun, pengiriman seringkali terkendala beban barang yang dibawa tak mumpuni jika diantar dengan motor.

Dengan layanan GrabExpress Car, memungkinkan pengiriman barang dalam ukuran besar atau berat lebih aman. Dipastikan pengiriman dengan mobil lebih aman, baik untuk barangnya maupun pengemudinya.

"Penjual butuh space lebih besar, tapi tidak bisa dikasih ke Grab Bike. Kasihan kebesaran. Ada juga barang kecil-kecil yang dikirim dalam jumlah banyak dibawa pakai motor," ujar Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Baca juga: Grab Dapat 200 Juta Dollar AS dari Booking Holdings

Ridzki mengatakan, Grab memfokuskan ke pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) karena banyak pengguna GrabExpress merupakan penjual, utamanya yang punya usaha kecil-kecilan di rumah.

Di samping itu, UMKM merupakan penggerak ekonomi Indonesia, dengan kontribusi 60 persen bagi Produk Domestik Bruto. Layanan tersebut sangat membantu mereka untuk mengirim pesanan ke pelanggan dalam waktu singkat, yakni tidak lebih dari satu hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"UMKM bersandar pada infrastruktur logistik. Hadirnya GrabExpress Car akan mempermudah logistik tersebut," kata Ridzki.

Persoalan lainnya terkait pengiriman barang secara online adalah kurangnya kepercayaan sistem pembayaran. Masalah ini diatasi dengan adanya fitur semacam Cash on Delivery (COD) bernama Grab Express Nalangin.

Sistemnya mirip dengan COD, di mana mitra pengemudi akan membayar harga barang ke penjual, kemudian mengantarkan pesanannya ke penerima dan mendapat uang dari penerima sesuai harga yang dibayarkan. Dengan demikian, penerima bisa melihat dulu fisik barang sebelum melakukan pembayaran.

Ridzki mengatakan, fitur-fitur baru dalam GrabExpress memberi kesempatan bagi pelaku UMKM memasarkan barangnya lebih luar karena tk perlu khawatir dengan jasa pengiriman yang cepat dan terpercaya. Selain itu, keistimewaan fitur baru Grab Express yakni memungkinkan pengirim mengirim barang maksimal ke lima tempat berbeda.

"Fitur baru ini memberikan produktivitas tinggi bagi UMKM supaya meningatkan dan mengoptimalkan penghasilan," kata Ridzki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil dan Motor Konvensional di 2050

Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik, Pemerintah Bakal Setop Penjualan Mobil dan Motor Konvensional di 2050

Whats New
Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Naik 35 Persen, Laba Bersih BTN Capai Rp 1,52 Triliun pada Kuartal III 2021

Whats New
Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Pembangkit Listrik Tenaga Fosil Akan Hilang dari Indonesia pada 2060

Whats New
Lewat 'Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja', Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Lewat "Transformasi Perluasan Kesempatan Kerja", Kemenaker Kembangkan Kewirausahaan Efektif

Rilis
Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Pandemi Covid-19 Membuat Digitalisasi Jadi Keniscayaan bagi Perbankan

Whats New
Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Bulog Siap Menyalurkan Jagung Subsidi untuk Peternak

Whats New
Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Kurangi Pengangguran, Kemenaker Bentuk Inkubator Kewirausahaan dalam BLK Komunitas

Rilis
Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Ini Kunci Sukses Bos Radja Cendol, Sempat Hanya KKP hingga Punya Outlet di Hongkong

Smartpreneur
Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Mafia Tanah Berulah, Kementerian ATR/BPN: Kita Kejar Sampai Ujung Langit

Rilis
Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Squid Game dan Subway, Marketing Popular Culture

Work Smart
Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Krisis Energi Singapura Akibat Indonesia, Ini yang Jadi Penyebab

Whats New
IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan, Asing Lepas ASII, BBCA, dan BUKA

IHSG Melemah Pada Sesi I Perdagangan, Asing Lepas ASII, BBCA, dan BUKA

Whats New
Penyaluran Kredit Baru Kuartal III Masih Tumbuh, Sektor Konstruksi dan Pertanian Naik Paling Tinggi

Penyaluran Kredit Baru Kuartal III Masih Tumbuh, Sektor Konstruksi dan Pertanian Naik Paling Tinggi

Rilis
Presiden Jokowi Targetkan RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia pada 2024

Presiden Jokowi Targetkan RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia pada 2024

Whats New
Menakar Prospek Harga Saham BBCA Hingga Akhir Tahun

Menakar Prospek Harga Saham BBCA Hingga Akhir Tahun

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.