Perencanaan Finansial Bukan Hanya Soal Investasi, Tapi Juga Mengatur Tujuan Hidup - Kompas.com

Perencanaan Finansial Bukan Hanya Soal Investasi, Tapi Juga Mengatur Tujuan Hidup

Kompas.com - 30/11/2018, 07:00 WIB
Anda harus bisa memisahkan antara keperluan dan keinginan untuk menjaga pengeluaran tetap stabil. Jika tidak, risikonya jelas, Anda tak akan sempat menyisihkan dana investasi jangka panjang untuk menyiapkan hari tua.SHUTTERSTOCK Anda harus bisa memisahkan antara keperluan dan keinginan untuk menjaga pengeluaran tetap stabil. Jika tidak, risikonya jelas, Anda tak akan sempat menyisihkan dana investasi jangka panjang untuk menyiapkan hari tua.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengatur rencana dan tujuan hidup perlu dilakukan oleh setiap orang. Hal ini karena, di masa yang akan datang banyak kebutuhan baik pribadi maupun keluarga yang mesti dipenuhi.

“Financial planning bukan hanya soal investasi, tapi soal tujuan hidup. Sayangnya, di Indonesia sendiri menyusun rencana hidup sesuai jangka waktu tertentu bukan kebiasaan secara natural,” jelas Financial Trainer dan Founder QM Financial Ligwina Hananto, Kamis (29/11/2018).

Dia mengungkapkan, sebelum seseorang memakai sebuah produk investasi, yang perlu diketahui telebih dahulu adalah tujuan yang ingin didapat dari investasi tersebut.

“Kalau kita mau pakai produk (finansial) jangan tanya produknya dulu, tapi tetapkan dulu tujuan dan jangka waktunya. Karena ini berkaitan dgn resiko investasi yang akan diambil,” papar Ligwina.

Ligwina memaparkan, jika kebutuhannya untuk jangka pendek maka pilihlah jenis produk yang sudah pasti seperti tabungan deposito dan reksa dana pasar uang.

“Jangka waktu 5-10 tahun seperti emas yang logam mulia, reksa dana pendapatan tetap dan reksa dana campuran yang konsevatif,” imbuh dia.

Berbeda halnya untuk memenuhi tujuan jangka panjang untuk 10-15 tahun. Ia mencontohkan untuk mengambil reksa dana campuran yang moderat dan agresif. Kemudian, untuk jangka waktu diatas 15 tahun bisa mengambil investasi dana saham.



Close Ads X