Di Forum G20, Sri Mulyani Sampaikan Strategi Tarik Investor - Kompas.com

Di Forum G20, Sri Mulyani Sampaikan Strategi Tarik Investor

Kompas.com - 30/11/2018, 11:27 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018).Kompas.com/Mutia Fauzia Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika ditemui awak media selepas Upacara Peringatan Hari Pahlawan di kawasan Kementerian Keuangan, Senin (12/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan berbagai strategi yang dilakukan oleh Indonesia untuk menarik investor di Forum G20.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara dalam sesi diskusi panel Investor Forum yang diselenggarakan dalam rangkaian Forum G20 di Buenos Aires, Argentina, Kamis (29/11/2018).

"Dalam rangka menarik investasi ke Indonesia, Menkeu menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia dalam keadaan baik dan menarik untuk investasi," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Saksi dalam siaran pers, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Pertumbuhan ekonomi stabil pada level 5,08 persen pada triwulan III-2018, outook inflasi selama tahun 2018 di bawah 3,5 persen, dan tren investasi meningkat dan memberikan imbas positif pada perekonomian," sambung dia.

Meskipun kondisi ekonomi stabil, Sri Mulyani menyadari Indonesia masih menghadapi tantangan dan risiko global. Mulai dari peningkatan tensi perang dagang hingga pengetatan likuiditas.

Oleh karena itu, Sri Mulyani mengungkapan bahwa Indonesia melakukan berbagai strategi kebijakan agar para investor tetap mau masuk di tengah kondisi tersebut.

Antara lain dengan mengeluarkan 16 paket kebijakan ekonomi termasuk penyederhanaan izin perusahaan melalui online single window dan memprluas pemberian insentif fiskal melalui tax holiday dan tax allowance.

Selain itu ada juga deregulasi aturan untuk mendorong pembangunan infrastruktur seperti penjaminan untuk pinjaman kepada BUMN yang menangani proyek infrastruktur

Di sisi lain, reformasi institusi terus dijalankan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur.

Misalnya dengan membuat komite untuk melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur (Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas /KPPIP) dan menggabungkan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Indonesia juga melakukan reformasi kebijakan fiskal. Insentif skema pembiayaan disusun mulai dari Viability Gap Funding (VGF), Availability Payment, Land Revolving Fund, Risk Sharing Guideline, dan Tax Holiday.

"Mankeu juga menyampaikan skema pembangunan inovatif yang dikembangkan Pemerintah yaitu SDG Indonesia One (SIO) Skema ini manggabungkan pembiayaan campuran (blanded finance), blending grants, dan privafe investment," kata dia.



Close Ads X